Wayang Potehi Gudo Jombang Diundang Pentas di Belanda

Museum Potehi Gudo
Kondisi Museum Potehi Gudo
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG- Mei 2022 kemarin, kelompok wayang potehi Fu He An Gudo, Jombang, mendapat undangan pentas dari Yayasan Stichting Tong-Tong, di Den Haag, Belanda untuk pementasan di negeri Kincir Angin awal September 2022 nanti.

Pementasan itu dalam rangka Tong-Tong Fair dan Festival ke-62.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Hingga kini, wayang potehi yang bermarkas di Museum Potehi Desa/Kecamatan Gudo, Jombang, sedang mempersiapkan dana untuk ke Belanda.

Ketua Paguyuban Wayang Potehi Fu He An, Toni Harsono membenarkan informasi video yang beredar di aplikasi Tik-tok itu. Toni mengatakan, benar jika kelompok wayang potehinya akan pentas di Belanda pada, 1 – 11 September 2022 besok.

Berita Menarik Lainnya:  Padepokan Tunggal Jati Nusantara Praktik Sinkritisme Agama

“Iya benar, kami Mei lalu itu dapat undangan atas nama Manager Hubungan Internasional Tong-Tong Fair, Amaud Kokosky Deforchaux untuk pentas di Belanda. Ya awalnya ditelpon sama teman saya namanya Anton dari Yogyakarta yang pernah kuliah di Belanda, lalu ada surat tersebut ke kami,” ujarnya kepada awak media pada, Senin (13/6/2022) pagi.

Kedatangan surat itu, disambut senang oleh pimpinan wayang Potehi Fu He An Jombang ini.

Kata dia sembari menceritakan nostalgia main di Taiwan dan Jepang 2014 silam. Saat itu juga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang juga berkesempatan untuk memamerkan produk unggulan.

Ads

“Kita sambut senang dan bahagia. Namun kalau ke Belanda itu, kami harus mempersiapkan semaksimal mungkin. Tak hanya dari penampilan, tapi juga dana untuk pemberangkatan hingga kembali ke Jombang,” jelasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Haul Sayyidah Fatimah Azzahra Dihelat Hadirkan Habaib dari Yaman

Diundang di Negeri Kincir Angin ini, kata Toni tak hanya sekali ini. Melainkan menurutnya sudah kali ke-3 nya. Salah satunya, 4 tahun silam di acara sama di Den Haag Belanda.

Namun demikian, persiapan pementasan yang sudah disiapkan dengan matang harus gagal saat hendak melakukan pemberangkatan. Hal itu terjadi lantaran, dana yang dipersiapkan dinilai kurang.

“Sudah ke-tiga kalinya ini, diundang pentas ke Belanda. Ya sebelumnya gagal berangkat, lagi-lagi karena dana yang kami nilai masih kurang. Karena untuk ke sana itu, dana yang dibutuhkan tidaklah sedikit,” katanya.

Maka dari itu, guna melancarkan acara pementasan wayang Potehi khas Gudo Jombang di Belanda, kini pihaknya sedang mencari dukungan dari berbagai kalangan hingga ke pemerintah.

Berita Menarik Lainnya:  Khofifah Ajak Tiru Kesalehan Sosial Ajaran Gus Dur
Wayang
Pertunjukan Wayang Potehi Fu He An bermarkas di Museum Potehi Gudo Jombang

Kendati cerita apa yang akan dibawa masih belum disiapkan, ia mengatakan sedikitnya ada 9 kru yang terpilih untuk diberangkatkan ke Belanda. Sehingga untuk kebutuhan semuanya, mencapai Rp 350 juta.

“Perlu diketahui ini kan pentasnya di Belanda, jadi kebutuhan dananya juga banyak juga. Ia kalau masih di lingkungan negara kita sendiri, mungkin tidak sampai segitu. Karena sekitar 2 mingguan kita di sana, butuh tiket pesawat, makan, hotel dan lain sebagainya. Jadi untuk 9 orang yang akan diberangkatkan, diperkirakan sekitar 350 juta-an,” tuturnya.

“Ya kalau ditanya harapannya, justru kami berharap acara ini kami jadi berangkat. Semaksimal mungkin akan kami usahakan, dan harapan kami dai pemerintah juga ada bantuan. (Kalau tidak ada dana ?) ya gagal lagi,” pungkas Toni.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait