Polisi di Jombang Ini Punya Skill Bukan Sembarangan

Wakultas
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Sartono, anggota Kepolisian Resor Jombang ini bukanlah sembarang polisi.

Unik dan berbeda dengan mayoritas anggota polisi. Pria berpangkat Inspektur Satu (Iptu) Polisi di luar dinas sering bekerja menerima job untuk pementasan wayang.

Bacaan Lainnya

Anggota polri yang berdedikasi diri ini memakai media wayang kulit ini untuk memberikan pemahaman berbagai hal kepada masyarakat, sekaligus uri-uri budaya leluhur.

Berita Menarik Lainnya:  Cegah Penimbunan, Kapolres Cek Stok BBM di SPBU Pasuruan

Kini, Iptu Sartono ini bertugas sebagai Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional Satlantas Polres Jombang. Dia mengaku, insiatif awal mencintai pewayangan itu sejak remaja, di bangku SMA.

“Ya memang dulunya ayah mahir dalam dunia pewayangan ini. Jadi sejak saya SMA itu sudah punya ide untuk terus belajar ke ayah saya itu. Alhamdulillah secara perlahan, bisa dan memahami betul,” ujar Iptu Sartono di ruangannya, Jumat (26/8/2022) siang.

Berita Menarik Lainnya:  Cara Ini Dilakukan Kapolri Gerakkan Vaksinasi Serentak se Indonesia

Menjadi anggota polisi, sejak 1991 di lingkungan Mapolda Jawa Timur. Kala itu Sartono mengaku masih bintara. Tak lama berselang, ia bertugas di lingkungan Mapolres Jombang, tahun 1994 silam.

Selama menjadi anggota polisi, tak jarang ia menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui pertunjukan wayang. Baik secara langsung, di panggung, maupun melalui media sosial.

Hal itu dilakukan agar punya cara tersendiri. Di samping itu masyarakat tidak bosan dengan imbauan yang biasa dilakukan kepolisian. Sehingga, ia berinisiatif memakai wayang kulit, sebagai media komunikasi antara polri dengan masyarakat.

Berita Menarik Lainnya:  Presiden Jokowi Pantau Vaksinasi Ribuan Santri Jombang

“Sejak bertugas di Polda Jatim itu sudah sering, memberikan imbauan kepada masyarakat dengan nada lagu perwayangan gitu. Bahkan sampai disediakan panggung, untuk mengimbau berbagai aturan yang harus dipahami oleh masyarakat,” jelas polisi beranak dua ini.

Saking aktifnya menjadi dalang, seorang perwira polisi ini tak jarang mendapat tugas menasehati anak-anak usia dini, TK dan SD. Termasuk pemahaman aturan dan rambu lalu lintas memakai wayang.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280