Suami Kena PHK, Istri di Probolinggo Bikin Keripik

Misriati
Misriati IRT asal Kota Probolinggo saat menunjukkan keripik hasil produksinya
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PROBOLINGGO- Di balik kesulitan pasti ada kemudahan, prinsip itulah yang dipegang ibu rumah tangga asal Kota Probolinggo, Jawa Timur ini.

Berawal dari sang suami kena PHK, Misriati (41) bertekad membantu perekonomian keluarga dengan memproduksi aneka keripik.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Ditemui di rumahnya Jalan Sunan Bonang, Kelurahan Jrebeng Wetan, Misriati sedang menggoreng keripik. Keripik produksinya itu, aneka macam semisal keripik singkong, talas hingga pisang.

Berita Menarik Lainnya:  PR GP Ansor Kiduldalem dan Kelurahan Sinergi Gelar Baksos

Ditemui beritabangsa.com, ia menceritakan usaha keripiknya itu dimulai sejak 2010. Tepatnya, saat Zainal Abidin, suaminya di PHK.

Berbekal alat sederhana, ia pun nekat memproduksi keripik dan ia jual. Ia memakai ruangan di depan rumah untuk produksi dari bahan mentah hingga jadi.

“Suami di PHK karena kecelakaan kerja, sehingga kita produksi itu. Alhamdulillah perlahan lancar karena juga dibantu suami, ” jelasnya Kamis, (11/08/2022).

Sejak 2010, ia begitu tekun membuat keripik yang kini ia namai “Keripik 45”. Dalam sehari, ia biasa produksi 50 kilogram keripik singkong atau talas.

Berita Menarik Lainnya:  Braak! Speed Boat Telaga Sarangan Wisata Tabrakan, 1 Tewas

Kini ia pun berinovasi dengan mempercantik kemasan agar punya nilai jual tinggi. Meski begitu, ia masih menjual dengan harga bersahabat yakni Rp7000 dengan isi 100 gram.

“Selama ini saya jual dititipkan di toko, ada yang pesan dan ambil di rumah dalam bentuk kiloan. Alhamdulillah meski pandemi Covid-19 ini cukup berdampak,” jelasnya.

Sejauh ini, keripik produksinya masih dijual di dalam kota saja. Namun sesekali ada yang pesan dari luar kota seperti Surabaya.

Berita Menarik Lainnya:  Kunjungi Dusun Pedati, Bupati Bondowoso Mewisuda Puluhan Hafiz

Hanya saja, pemasaran dan modal menjadi sedikit kendala. Pihaknya berharap, ada perhatian pemerintah untuk lebih memperhatikan sektor UMKM, untuk lebih memudahkan jaringan penjualan yang lebih luas.

Sementara itu, Diana salah satu konsumen mengaku suka dengan keripik bikinan Misriati, berharap terus ada inovasi agar keripiknya kian dikenali masyarakat.

“Enak rasanya, gurih juga renyah apalagi ramah di kantong. Semoga keripiknya bisa dikenali masyarakat khususnya Kota Probolinggo,” jelasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280