Tak Surut Semangat, Para Difabel Bagi Takjil dan Donor Darah Ramadan

Tak Surut Semangat, Para Difabel Bagi Takjil dan Donor Darah Ramadan
Foto Bersama Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG – Para penyandang disabilitas atau dengan keterbatasan fisik dan berkebutuhan khusus, masih bisa melakukan aksi kemanusiaan bagi takjil dan donor darah.

Kegiatan yang dipandegani oleh Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang Lumajang dan National Paralympic Commette Indonesia (NPCI) Kabupaten Lumajang ini berjalan lancar meski diguyur hujan lebat.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Ketua PPDI Kabupaten Lumajang, Ali Muslimin (Cak Imin), mengatakan para anggotanya tidak surut semangat untuk ikut berbagi terhadap sesama dalam bulan Ramadan ini.

Berita Menarik Lainnya:  Dikmas Lantas Polres Kendal Edukasi Tertib Lalu Lintas dan Bagikan Masker Ke Masyarakat

Mereka yang terkumpul dalam wadah membagi takjil sebanyak 500 bungkus bertempat di depan kantor Perpustakaan Daerah Lumajang.

Walaupun di saat acara diguyur hujan lebat, namun tidak menyurutkan niat para penyandang difabel ini untuk tetap berbagi pada pengguna jalan yang lewat saat itu.

Ali Muslimin kepada media ini menyatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menunjukkan kalau kaum disabilitas adalah manusia yang mandiri.

“Kami menunjukkan bahwa kita hanya butuh diberikan akses yang sama dengan yang bukan penyandang disabilitas, agar ruang gerak kami bisa berlangsung normal, dan pada kesempatan ini kami juga mengusung perlunya regulasi daerah berupa Peraturan Daerah (Perda) khusus disabilitas, ruang yang mengatur hak-haknya sebagai warga negara Indonesia khususnya warga kabupaten Lumajang,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  Fatayat NU Surabaya Cegah Stunting dengan Gerakan Gemarikan

Sejumlah takjil ini, kata Cak Imin, dibuat sendiri oleh para disabilitas dan dibagikan langsung. Hal ini menjadi kebanggan tersendiri, karena sanggup berbagi seperti yang lain.

“Kami butuh didampingi bukan dikasihani, kami butuh akses yang ramah pada disabilitas,” bebernya lagi.

Sementara itu Ketua NPCI Kabupaten Lumajang, Agus Khasan, menyampaikan kalau organisasinya adalah organisasi dari atlet penyandang disabilitas, yang banyak prestasi sudah diraih, baik tingkat daerah, tingkat provinsi, nasional dan tingkat internasional dari beberapa cabang olah raga yang ada.

Berita Menarik Lainnya:  Wali Kota Surabaya Apresiasi Loyalitas Relawan Bodreks Tangani Covid-19

“Kami berharap ke depan diberikan pembinaan yang sama dengan atlet pada umumnya, termasuk pengakuan pemerintah daerah. Kami juga terus berupaya mencari bibit-bibit atlet disabilitas yang bisa membanggakan Kabupaten Lumajang,” ungkapnya.

Agus juga menegaskan kalau NPCI Kabupaten Lumajang mempunyai sebuah motto, yaitu tetap berkarya diantara keterbatasan.

Kegiatan ini ditutup dengan acara buka bersama di halaman luar pendapa Kabupaten Lumajang, karena Bupati dan Wakil Bupati Lumajang masih ada kegiatan di luar dan acara langsung dilanjutkan donor darah ke UPT PMI Kabupaten Lumajang.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280