Senyum Tulus Pedagang Cilok Pasuruan kepada Khofifah

Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur menyisir warga di Jatim yang rentan miskin, termasuk di Kota Pasuruan. 90 Pedagang Kaki Lima , diberi sembako, uang dan akses kredit modal usaha | Foto: Humas Pemprov Jatim
Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur menyisir warga di Jatim yang rentan miskin, termasuk di Kota Pasuruan. 90 Pedagang Kaki Lima , diberi sembako, uang dan akses kredit modal usaha | Foto: Humas Pemprov Jatim
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PASURUAN – Air muka Anas Khoiruman (29), pedagang cilok yang mangkal di Alun-alun Kota Pasuruan, begitu sumringah siang itu, Kamis (30/12/2021).

Matanya berbinar-binar dan melempar senyum begitu tulus usai disalami Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di penghujung 2021, dengan zakat produktif dan uang Rp.500 ribu.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Anas, dan 90 orang rekannya sesama pedagang kaki lima juga mendapat jatah rezeki zakat produktif untuk modal usaha di Pendapa, Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan.

Selain itu, mereka masih mendapatkan bantuan berupa sembako.

“Alhamdulillah senang sekali. Tidak menyangka. Saya biasa berjualan dari pagi sampe malam dan dapatnya ya tidak seberapa. Tapi ini benar-benar jadi rejeki nomplok buat saya. Maturnuwun Bu Khofifah,” ujarnya.

Gurat-gurat bahagia juga tampak di wajah Sri Sufiati (60) yang sehari-hari membuka warung kopi di daerah Mayangan, Kota Pasuruan.

Berita Menarik Lainnya:  Kesiapan SKD CPNS Lingkup Pemkab Jombang Belum Final

Menurutnya, bantuan yang diberikan Khofifah sedikit meringankan bebannya di masa pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah senang sekali. Bisa buat tambah modal buat usaha saya. Sekali lagi maturnuwun semoga Bu Khofifah sehat wal afiat,” katanya.

Bantuan berupa zakat produktif ini sendiri sebelumnya juga telah dilakukan di berbagai daerah seperti Ponorogo, dan Probolinggo.

Zakat produktif ini berasal dari zakat, infaq dan sodaqoh yang dititipkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jatim.

Tak hanya itu, Bank Jatim juga turut membantu 30 orang pelaku ultra mikro dengan besaran Rp.500 ribu.

Gubernur Khofifah berharap bantuan ini akan menjadi bantalan ekonomi yang terus diperkuat. Sehingga kelompok yang rentan miskin dan hampir miskin tidak jatuh miskin.

“Ini akan menjadi bagian dari penguatan pertumbuhan dan kebangkitan ekonomi kita di lini yang paling bawah yakni pelaku usaha ultra mikro dan juga mikro, baru kemudian usaha mikro kecil menengah,” katanya.

Nantinya, untuk pelaku usaha ultra mikro dan mikro, Pemprov Jatim akan siapkan format kredit dengan subsidi bunga melalui bank UMKM Jawa Timur.

Berita Menarik Lainnya:  PR GP Ansor Kiduldalem dan Kelurahan Sinergi Gelar Baksos

Tiap dari mereka bisa meminjam maksimal Rp. 10 juta dan subsidi bunga 3%.

“Jadi subsidi bunga ini berasal dari APBD Pemprov Jatim. Jadi kredit Rp. 10 juta tapi bunganya hanya 3 persen karena disubsidi oleh Pemprov. Pokoknya semuanya semangat, ayo optimis Jatim bangkit, mudah – mudahan ekonomi kita cepat pulih ,” katanya.

Gubernur Khofifah pun mengajak seluruh pihak membangun sinergitas mendorong kebangkitan pelaku usaha ultra mikro dan mikro melalui penguatan bantalan ekonomi.

Sehingga diharapkan akan ada kemandirian para pelaku usaha ultra mikro dan mikro yang pada akhirnya menjadi penguatan kebangkitan ekonomi secara nasional.

“Bapak ibu harus semangat. Ini sudah di penghujung 2021. Mudah-mudahan tahun 2022 panjenengan Allah anugerahkan suasana yang terus membahagiakan kita semua, sehat, rejeki berlimpah barokah dan umur yang panjang sehat,” katanya.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Jatim ini mengajak semua pihak menatap 2022 melalui tagline Optimis Jatim Bangkit.

Berita Menarik Lainnya:  Mau Tahu 5 Kepala Daerah Finalis ASN Achievement Award 2022 ?

Tagline ini berdasarkan hasil survei dari Kanwil BI Jawa Timur yang dirilis Oktober lalu bahwa indeks keyakinan konsumen Jatim sebesar 113%.

“Artinya bahwa konsumen di Jawa Timur yakin ketika mobilitas masyarakat sudah mulai dibuka pengendalian Covid 19 tetap bisa dilakukan dengan baik, maka akan ada pertumbuhan ekonomi yang lebih bagus kira-kira seperti itu. Jadi kalau 2021 tagline kita Jatim Bangkit, maka 2022 Optimis Jatim Bangkit,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyambut positif dan menyampaikan terimakasih atas bantuan dari Gubernur Jatim dan Baznas ini.

Dia berharap bantuan ini bermanfaat dan menjadi nilai tambah bagi para pedagang UMKM.

“Semoga pedagang UMKM di Kota Pasuruan juga bisa naik kelas, bisa bertransformasi. Apalagi UMKM paling kuat menghadapi berbagai badai baik ekonomi maupun saat pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Turut hadir Wakil Ketua Baznas Jatim Husnul Khuluq, Ketua TP PKK Kota Pasuruan Fatma Saifullah Yusuf, Forkopimda Kota Pasuruan, serta beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280