Peduli Korban Erupsi Semeru, PSHT Bondowoso Gelar Aksi Galang Dana

Para pendekar PSHT Bondowoso usai melakukan penggalangan dana di Alun-alun Bondowoso | Foto: Muslim
Para pendekar PSHT Bondowoso usai melakukan penggalangan dana di Alun-alun Bondowoso | Foto: Muslim
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Erupsi gunung semeru, Sabtu (4/12) menyisakan duka bagi masyarakat Lumajang.

Tak sedikit masyarakat di area terjadinya bencana erupsi lahar semeru yang membutuhkan uluran tangan.

Bacaan Lainnya

Kepedulian terhadap korban berdatangan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso Pusat Madiun yang turut menggalang dana untuk korban erupsi gunung Semeru.

Para pendekar PSHT Bondowoso Pusat Madiun tersebut turun jalan dengan menggunakan sakral lengkap.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Bondowoso Sambut Baik Bantuan 3000 Dosis Vaksin dari DPRD Jatim

Mereka menyodorkan kotak kardus bertuliskan PSHT Peduli Korban Erupsi Semeru dengan menyisir kawasan lampu merah kepada pengendara yang lewat.

Penggalangan dana tersebut akan dilakukan selama empat hari dan terbagi di empat lokasi.

Pertama di lampu merah barat Poslantas Alun-alun Bondowoso.

Kedua, di lampu merah bank Jatim. Kemudian di lampu merah samping SDN Kotakulon 1 dan di Depan SDN Dabasah.

Berita Menarik Lainnya:  LAZISNU Tambaksari Gelar Bakti Sosial di Kelurahan Dukuh Setro

Koodinator penggalangan dana, Muhammad Maulana Rifki, merasa simpati terhadap para korban.

Dia bersama sejumlah warga PSHT dari beberapa rayon tergerak untuk membantu untuk peduli terhadap korban erupsi semeru tersebut.

“Kami tergerak untuk membantu para korban di sana. Ini sesuai ajaran di PSHT, pendekar bukan hanya bisa bela diri namun juga diajari berbuat baik terhadap sesama,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Senin (6/12/2021).

Mas Lana (sapaan akrabnya,red) mengatakan, hasil penggalangan itu nantinya, akan disalurkan kepada warga terdampak letusan erupsi Gunung Semeru Lumajang.

Berita Menarik Lainnya:  Mahasiswa UPM Probolinggo Atensi Stunting dan Pernikahan Dini

“Meskipun seribu rupiah akan kita kumpulkan seikhlasnya untuk kita salurkan ke korban Gunung Semeru,” pungkasnya.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Lumajang, sebanyak 2.970 rumah warga terdampak awan panas guguran.

Korban terdiri dari 69 luka berat, sekitar 100 luka ringan dan 14 dinyatakan meninggal.

Sementara warga yang mengungsi di beberapa titik membutuhkan sejumlah bantuan untuk kebutuhan dasar mereka.

Seperti makanan siap saji, selimut, peralatan mandi, obat-obatan, family kit, susu dan semacamnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280