Fatayat NU Surabaya Kirim Logistik dan Trauma Healing ke Lumajang

Ketua Fatayat NU Surabaya, Camelia Habiba menghibur anak-anak korban erupsi Gunung Semeru | Foto: Ali Wafa
Ketua Fatayat NU Surabaya, Camelia Habiba menghibur anak-anak korban erupsi Gunung Semeru | Foto: Ali Wafa
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Relawan kemanusiaan erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang terus berdatangan untuk membantu korban terdampak erupsi Gunung Semeru.

Kali ini, relawan dari pengurus cabang Fatayat NU Kota Surabaya terjun langsung ke lokasi erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang untuk meringankan beban korbaj, dan memberi bantuan sosial makanan pokok, pakaian layak pakai, dan kebutuhan anak-anak dan bayi.

Bacaan Lainnya

Bahkan, para pengurus juga menghibur para korban dan anak-anak untuk menghilangkan trauma akibat erupsi Gunung Semeru, atau trauma healing.

Berita Menarik Lainnya:  Pasca Dinsos Sampang, Rasbiyeh Seorang Janda Tua Didatangi Puskesmas Banjar

“Selain membawa bantuan kebutuhan sehari-hari, kami juga melakukan aksi trauma healing. Aksi ini diharapkan dapat membantu dan menghibur mereka sehingga mengurangi trauma, khususnya kepada perempuan dan anak-anak, karena mereka sangat trauma,” kata Pimpinan PC Fatayat NU Kota Surabaya, Camelia Habiba, Kamis (9/12/2021).

Kedatangan mereka di Kabupaten Lumajang disambut langsung oleh pimpinan Fatayat NU Kabupaten Lumajang, Lailatul Qodriyah.

Sesampainya di lokasi, mereka langsung memberikan bantuan uang senilai Rp.30 juta dan bantuan logistik.

Adapun logistik tersebut yakni, Baju Bekas Qualitas (BBQ), perlengkapan perempuan, perlengkapan anak-anak, sembako, obat-obatan, jajan anak-anak dan susu bayi dan perangkat mewarnai.

Rombongan PC Fatayat NU Kota Surabaya juga mengunjungi lokasi yang menjadi titik evakuasi para korban.

Berita Menarik Lainnya:  Fatayat NU Surabaya Gelar Sholawat Burdah Virtual untuk Doakan lbu Pertiwi

Mereka ditemani Ketua, Sekretaris Fatayat NU Lumajang, dan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Candipuro.

“Ada 6 titik lokasi yang menjadi titik evakuasi korban yang kita kunjungi,” lanjut Habiba.

Lokasi itu di antaranya, posko PCNU Lumajang, lokasi evakuasi di Dusun Genjer Desa Sumber Wulu Kec Candipuro.

Kemudian, ke penampungan rumah Ketua PAC Fatayat NU Candipuro, dapur umum Balai Desa Sumber Wuluu. Selanjutnya, mengunjungi pengungsian di Pondok Pesantren Ulul Albab dan ke Pendopo Wiraraja.

Habiba mengatakan, saat mengunjungi Dusun Genjer, ia mengaku prihatin dan berduka melihat banyak rumah yang tertimbun abu vulkanik dan lahar akibat erupsi Gunung Semeru.

“Di sana medan susah untuk dievakuasi. Karena tertimbun batu, pasir dan lumpur,” pungkasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Jalin Silaturahmi dengan Warga, Ponpes Nurul Anwar Santuni Yatim dan Dhuafa

Ia juga menceritakan, tidak sedikit dari pengungsi merasakan trauma di saat malam. Sebagian pengungsi yang masih merasa trauma, lebih memilih tidak tidur di malam hari.

“Mereka ketika melihat langit mendung, mereka sangat panik,” ungkap perempuan yang juga Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya tersebut.

Diketahui, kurang lebih 99 penambang yang masih belum ditemukan hingga sekarang.

Sementara Laila Qodriyah, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Lumajang mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kunjungan dari PC Fatayat NU Kota Surabaya.

“Kami sangat berterimakasih atas kunjungan Fatayat NU Surabaya. Bantuan logistik saat ini sudah berkecukupan, justru yang kami butuhkan adalah relawan untuk memulihkan trauma para korban,” ungkapnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280