RSDL Bangkalan Siap Tangani Pasien Covid-19 Jawa Timur

Gubernur Khofifah saat meninjau RSDL Bangkalan
Gubernur Khofifah saat meninjau RSDL Bangkalan
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BANGKALAN- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Rumah Sakit Darurat Lapangan Bangkalan/Rumah Isolasi OTG Provinsi Jawa Timur (RSDLB/RI-OTG Jatim), untuk memastikan kesiapan RSDLB menangani pasien Covid-19.

Gubernur didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Jatim Budi Santosa, Kadinkes Jatim Erwin Astha Triyono, dan jajaran Muspida serta anggota rombongan lainnya.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Gubernur tiba di RSDLB disambut Bupati Bangkalan Raden Abdul Latif Amin Imron, Sekretaris RSDLB Mayor CKM Bambang Eko Prasetyo, (Kesdam V Brawijaya) yang dipercaya Kepala RSDLB dr Erwin mengomandani seluruh personel sumberdaya manusia RSDL Bangkalan.

Khofifah langsung menuju ke Gedung A untuk tempat perawatan pasien wanita, dilanjutkan ke kawasan Gedung B, C, D dan E. Dari kelima kawasan dalam komplek RSDLB.

Berita Menarik Lainnya:  Kesal Tidak Segera Diperbaiki, Warga Tanami Jalan Dengan Pohon Pisang

Di sini Khofifah memuji kesiapan para nakes, relawan dan personel pendukung RSDLB serta dan sarana prasarana yang sudah terpasang dan dan siap digunakan.

Khofifah juga berpesan agar dalam menjalankan pelayanan dan perawatan pasien Covid-19, kenyamanan pasien diutamakan, termasuk fasilitas hiburan, tempat cuci pakaian, dan sebagainya.

RSDLB juga harus memperhatikan dan mengutamakan privasi pasien perempuan, menyediakan sarana penyekat antar bed, kenyamanan kamar mandi, dan tempat salat.

“Layani pasien sebaik mungkin, sehingga mereka nyaman dan menjalani penyembuhan dengan tenang dan senang,” harap Khofifah.

Mayor CKM Bambang memberikan penjelasan bahwa saat ini semua nakes dan relawan sejumlah 57 orang serta dukungan person CS dan keamanan sejumlah 54 orang telah disiap siagakan sejak 3 Januari2022 dan sekarang ini (hari ini) dalam kondisi siap tugas.

Berita Menarik Lainnya:  Hadiri Pelantikan MD KAHMI dan Forhati, Begini Pesan Bupati Asahan

Untuk perbaikan dan pemenuhan sarana dan prasarana pendukung yang dijalankan oleh teman-teman BPBD akan selesai dalam 3-4 hari ke depan, sehingga dipastikan Rabu, 9 Februari 2022, RSDLB sudah siap beroperasi dan menerima pasien perdana.

Saat ini kapasitas bed di RSDLB sejumlah 380 dan nantinya akan siap dilakukan pengembangan untuk antisipasi hingga kapasitas 500 pasien.

Di tempat yang sama, Radian Jadid Ketua Relawan Pendamping PPKPC-RSDLB (Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RSDLB) menyatakan bahwa sesuai tupoksi RSDLB sebagai rumah sakit darurat lapangan, maka sewaktu-waktu akan siap difungsikan apabila kondisi memang diperlukan.

Dengan kenaikan jumlah penderita covid-19 di Jawa Timur khususnya seminggu terakhir ini, maka sudah tepat kalau RSDLB diaktifkan kembali sebagai tempat untuk merawat pasien covid-19 sehingga dapat membantu mengurangi beban rumah sakit umum dan faskes yang sudah ada.

Berita Menarik Lainnya:  Dinas PUBM Malang Janji Segera Perbaiki Infrastruktur Jalan Rusak Akibat Bencana

Semua sistem di RSDLB dengan personil nakes, relawan pendamping dan personil pendukung lainnya telah siap dan bisa langsung berfungsi. Dengan penyempurnaan sarana prasarana yang ada, tidak butuh waktu lama (3-4 hari) RSDLB siap beroperasi menerima pasien.

Dengan pengalaman dan sistem yang ada, RSDLB telah siap menjalankan instruksi Gubernur untuk penanganan pasien Covid-19 Jawa Timur.

“Semoga semua dapat tertangani baik. Masyarakat tidak abai dan tetap konsisten menjalankan 6M, pemerintah dan stakeholder terkait terus menjalankan 3T, dan harapannya covid-19 kali ini tidak separah gelombang kedua, serta pandemi covid-19 ini segera berakhir,” pungkas Jadid.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280