Laskar Hijau dan FK Probolinggo Gelar Aksi Pungut Sampah

Komunitas
Komunitas peduli lingkungan, tampak memungut sampah sebagai bentuk edukasi pada masyarakat agar tak membuang sampah sembarangan
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PROBOLINGGO- Minimnya kesadaran masyarakat membuang sampah di tempatnya, membuat geregetan aktivis lingkungan, Laskar Hijau dan Forum Kepemudaan (FK).

Mereka melakukan bersih-bersih pungut sampah di Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo, (09/09/2022) malam.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Bertepatan dengan Festival Pendalungan untuk merayakan Hari Jadi Kota Probolinggo (Hadi Pro) yang ke- 663, gerakan itu dilakukan kompak karena sampah berserakan.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati 'Marahi' Dinas Perkim Gegara Jalan Rusak Dibiarkan

“Sifatnya lebih ke edukasi secara langsung. Aga masyarakat tidak membuang sampah seenaknya , padahal sudah disediakan tempatnya,” ucap Ketua Laskar Hijau Kota Probolinggo, Dimas.

Tak hanya tindakan nyata, Laskar hijau juga membawa poster yang akan dipasang dititik tertentu.

Tujuannya, mengingatkan pengunjung stadion agar terbiasa membuang sampah pada tempatnya.

“Di manapun, Tidak hanya di stadion, ya harus dibuang pada tempatnya. Kalau tidak ada tempat pembuangan sampah, ya dibawa pulang,” tegasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Polresta Probolinggo Juga Gelar Olahraga Bersama

Tambahnya, aksi bersih-bersih juga bentuk dukungan terhadap tim olahraga Kota Probolinggo, terutama Persipro yang akan berlaga di Liga III.

Ia tidak ingin, para pemain saat latihan, banyak pemain lawan cidera saat berlaga di Stadion Bayuangga.

Sementara itu, Koordinator Forum Kepemudaan, Saiful Dedi, mengaku, aksi bersih-bersih sampah merupakan edukasi langsung untuk masyarakat. Sebab, budaya buang sampah tidak pada tempatnya masih marak.

Berita Menarik Lainnya:  Bondowoso Raih Predikat Tinggi dari Ombudsman RI, Ini Penjelasannya

“Tentunya ini jadi momentum untuk mengedukasi masyarakat agar membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya,” jelas Dedi.

Ia mengakui, volume masyarakat sangat tinggi ketika hadir di festival pendalungan. Terlebih lagi, tempat sampah dinilai masih kurang banyak.

“Pengunjung banyak, sedangkan tempat sampahnya masih kurang. Akhirnya, banyak yang berserakan, nah ini lah yang kemudian kita lakukan untuk memberi contoh betapa pentingnya menjaga lingkungan,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280