Jalin Persatuan Yayasan Pondok Kasih Gelar Bukber Lintas Agama

Foto bersama tokoh-tokoh agama dalam acara bukber lintas agama
Foto bersama tokoh-tokoh agama dalam acara bukber lintas agama
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Damailah negeriku, bersatulah bangsaku, sejahteralah masyarakatku, persatuan dan kesatuan NKRI harga mati.

Ungkapan di atas menjadi topik acara buka puasa bersama yang digelar Dr Hana Amalia Vandayani Ananda (Mama Hana, sapaan akrab, red), pendiri Yayasan Pondok Kasih di Boncafe, Jalan Gubeng, Surabaya, Rabu (27/04/2022).

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Acara yang dihadiri oleh tokoh-tokoh lintas agama ini menurut Mama Hana bukan kali pertama diadakan.

Berita Menarik Lainnya:  Kado Lebaran Idul Fitri, Pemkab Bojonegoro Raih Predikat Opini WTP 8 Kali Berturut-turut

Sebelumnya acara serupa sebagai ajang silaturahmi dan urun rembuk tentang peradaban, budaya dan agama yang terkikis era digitalisasi ini pernah digelar.

Hana Amalia, mengharapkan dengan adanya acara ini, bisa lebih melestarikan kerukunan yang didasari dengan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, Indonesia mempunyai Pancasila sebagai pedoman negara dan merupakan satu-satunya negara di dunia yang mempunyai falsafah yang dimulai dengan Ketuhanan yang Maha Esa.

Untuk itu, ia berharap dengan dasar Pancasila ini, semua yang ada di Nusantara ini bersatu untuk menciptakan suasana yang damai dan tentram, sehingga sila ke-5 benar-benar terwujud.

Berita Menarik Lainnya:  Kapolsek Ngunut Perhatikan Nasib Penjaga Perlintasan Kereta Api

“Saya benar-benar berharap Indonesia bisa menjadi corong dunia, dengan mengedepankan toleransi dan persatuan yang kuat, walaupun kita terdiri dari ribuan suku, tapi kita tetap bersatu,” paparnya saat dikonfirmasi Beritabangsa.com.

Bhikkhu Jayamedho dari Vihara Dhammadipa, Surabaya, menerangkan, acara kali ini, ia bisa merasakan kehangatan dan suasana kekeluargaan walaupun yang berkumpul kali ini berbeda suku dan agama.

Kerukunan ini, lanjutnya, yang harus dipertahankan setelah selama pandemi terjadi kerenggangan akibat harus menjaga jarak dan menghindari kerumunan untuk mencegah terjadinya penularan berkelanjutan.

Disinggung arti puasa, Jayamedho, menjelaskan, semua agama mengajarkan puasa.

Berita Menarik Lainnya:  Pemkot Surabaya, PT Matahari Sakti dan Lions Club Tebar 7000 Benih Ikan Nila

Menurutnya puasa merupakan proses pengendalian diri agar bisa menjaga diri untuk bisa menciptakan kedamaian, ketentraman dan kesejahteraan di bumi, khususnya di bumi Nusantara.

“Dan ini harus kita teruskan kepada generasi kita, tidak ada lagi sekat-sekat yang mengatasnamakan agama, kerukunan ini harus kita pertahankan tanpa membedakan agama maupun suku,” jelas Jayamedho pada Beritabangsa.com.

Elbana, tokoh muda muslim, mengapresiasi acara ini dan menjadi contoh bagi generasi yang akan datang.

“Jangan sampai terpengaruh oleh segelintir oknum yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI,” tegasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280