Doa Bersama Ribuan Suporter Tulungagung untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Para peserta aksi kemanusian, doa bersama didepan tugu Kartini Tulungagung, sambil menyalakan lilin dan tabur bunga

BERITABANGSA.COM- TULUNGAGUNG- Aksi solidaritas gerakan kemanusiaan dengan tajuk “Gerakan Kemanusian”, yang dilaksanakan oleh seluruh suporter yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Menggelar doa bersama sebagai bentuk solidaritas serta keprihatinan atas tragedi pertandingan sepak bola AREMA FC vs PERSEBAYA di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/2022).

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080 banner 1000x680

Ada ribuan Aliansi Suporter yang tergabung di Tulungagung menggelar doa bersama, menyalakan lilin, tabur bunga di depan tugu Kartini tepatnya di depan Pendapa Tulungagung Selasa (4/10/2022), malam

Ribuan nyala lilin menghiasi dalam aksi doa bersama, bahkan para suporter membeludak hingga sampai di kawasan Alun-alun.

Berita Menarik Lainnya:  Kodim 1715 Yahukimo Bantu Rehab Masjid At-Taqwa

“Kami aliansi yang ada di Tulungagung bersatu baik suporter Arema, Perseta, Persik serta Bonek, yang ada di Tulungagung datang untuk melaksanakan doa bersama untuk teman-teman suporter yang meninggal dalam tragedi Kanjuruhan,” kata Iqbal sebagai koordinator aksi

Dirinya dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan datang beserta dengan rekan suporter dari Tulungagung untuk menyaksikan laga Derby yang berakhir dengan skor 3-2 kemenangan untuk tim tamu Persebaya.

Pada saat terjadi kerusuhan Iqbal mengaku posisi sudah berada di luar stadion bersama beberapa rekan lainnya.

“Di saat kerusuhan, antara suporter Arema dengan pihak keamanan suasana sangat mencekam dan tegang, ada 7 suporter dari Tulungagung yang menjadi korban salah satunya anggota polisi, dari Polsek Sumbergempol Aipda Andik Purwanto di jajaran Polres Tulungagung,” ucapnya

Berita Menarik Lainnya:  Viral, Pelajar di Sidoarjo Umpat Polisi

“Semoga dengan adanya kejadian ini tidak akan terulang lagi. Ini kejadian yang pertama dan juga yang terakhir ,” imbuhnya.

“Para korban yang meninggal, semoga diterima disisi Tuhan yang Maha Esa, sesuai dengan amal ibadahnya serta diampuni segala dosa-dosanya, semoga Husnul Khotimah, bagi keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran serta ketabahan Amiin,” Iqbal menambahkan.

Di tempat yang sama juga Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Santoso, menyampaikan dukacita yang sangat mendalam atas tragedi Kanjuruhan Malang. Santoso berharap kejadian itu merupakan musibah yang terakhir di Indonesia.

“Atas nama pribadi maupun Pemkab Tulungagung serta jajarannya menyampaikan duka yang mendalam atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan. Mulai kemarin Bapak Maryoto juga menyampaikan bela sungkawa ke rumah keluarga korban yang ada di Tulungagung,” tuturnya.

Berita Menarik Lainnya:  Ini Momen Haru Saat Bonek Lumpuh Jombang Video Call dengan Kambuaya Persebaya

Santoso mengimbau kepada pencinta dan suporter sepak bola dimanapun berada khususnya di Tulungagung tetap bisa menjaga kedamain, ketertiban serta pengendalikan diri.

“Jangan ada lagi gesekan antar sesama suporter di Tulungagung yang kita cintai bersama ini,” tutupnya.

Pantauan jurnalis Beritabangsa.com, selain menggelar doa bersama, ribuan suporter yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya, Padamu Negeri, menyalakan lilin, serta tabur bunga wujud keprihatinan dan dukacita yang mendalam. Aksi doa bersama ini berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *