Adik Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Jombang Dipinang Masuk Polri, Begini Ceritanya

Tampak Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat, ketika memberi bantuan terhadap korban tragedi Kanjuruhan asal Jombang. Foto : Faiz

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Kepala Kepolisian Resort Jombang AKBP Moh Nurhidayat, takziah ke rumah duka keluarga korban tragedi Kanjuruhan, pasangan penjual Batagor Mochamad Arif Junaedi dan Kesi Ernawati, di Dusun Mernung Lor, Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.

Kapolres didampingi sejumlah anggotanya tiba dengan membawa sejumlah bantuan, Rabu, (5/10/2022) pukul 16.00 WIB.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Kedua orang tua almarhum Muhammad Irsyad Aljuned (17), Mochamad Arif Junaedi dan Kesi Ernawati menyambutnya dengan hangat.

Kapolres Jombang berjabat tangan sembari mengucapkan duka cita mendalam. Pun sejumlah anggotanya secara bergantian, kemudian menyerahkan bantuan.

Berita Menarik Lainnya:  Ritual Berujung Maut Itu Ungkap Kondisi Masyarakat Sedang Sakit

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat mengatakan, kedatangannya bermaksud silaturahmi dan memberu bantuan. Tak lupa menyampaikan amanah berupa pesan-pesan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, maupun Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta.

“Ini merupakan tugas dari Bapak Kapolda Jatim, untuk meneruskan perintah dari Bapak Kapolri. Silaturahmi menyampaikan turut berdukacita mendalam, dan memberikan penawaran jadi anggota polri untuk anak daripada korban tragedi tersebut,” tutur Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat.

Kedua orang tua korban, memiliki putra yang kedua bernama Achmmad Yazid Novel Al Bastommy (15). Putranya biasa disapa Novel ini, kini masih duduk di kelas IX SMP.

Sementara tawaran anak korban tragedi Kanjuruhan, mengutamakan pendaftaran di 2022 ini. Kendati begitu, AKBP Moh Nurhidayat mengaku telah koordinasi, jika perkembangan anak korban asal Jombang akan jadi pertimbangan di tiga tahun mendatang.

Berita Menarik Lainnya:  Ormas Madas Surabaya Resmi Bubar

“Terkait pendaftaran jadi anggota Polri, memang yang diutamakan yang mendaftar tahun ini. Terkait penawaran untuk putra beliau yang sekarang masih SMP, sudah saya sampaikan dan jadi pertimbangan Polda untuk tiga tahun ke-depan,” tandasnya.

Ayah dari almarhum Muhammad Irsyad Aljuned, Mochammad Arif Junaedi (48) mengucapkan terimakasih dan bantuan yang diberikan dinilainya sangat membantu. Sementara menyoal tragedi Kanjuruhan yang sampai anaknya jadi korban, dia ikhlas menyadari sebagai takdir.

“Atas perhatiannya kepada kami sebagai korban, kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolres Jombang, Kapolda Jatim, juga kepada Bapak Kapolri. Terimakasih juga untuk bantuannya kepada kami, kami menyadari bahwa itu merupakan insiden yang sama-sama kita tidak inginkan. Kami ikhlas dan menerima dengan rasa tulus,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  Ringankan Beban Masyarakat, Polres Probolinggo Kota Bagikan Paket Sembako

Disinggung menanggapi tawaran anak korban untuk jadi anggota Polri, Arif mengaku sudah mengetahui informasinya. Lanjutnya, keluarga disebutkan akan mempersiapkan.

“Soal tawaran dari Bapak Kapolri itu, mudah- mudahan kami bisa mempersiapkan semampu mungkin. Untuk harapan ke depan entah bagaimana, kita akan manut saja,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, seorang remaja asal Kabupaten Jombang, jadi korban tragedi kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (01/10/2022) malam.

Korban bernama Muhammad Irsyad Aljuned asal Dusun Mernung Lor, Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, usia 17 tahun, satu dari ratusan korban tewas saat menonton laga Arema vs Persebaya itu.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *