Bawaslu Kota Probolinggo Lantik Panwascam, Tekankan Integritas

Bawaslu
15 Panwascam dilantik Bawaslu Kota Probolinggo Kamis, 27 Oktober 2022

BERITABANGSA.COM – PROBOLINGGO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Probolinggo melantik 15 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kamis, 27 Oktober 2022.

Bawaslu Kota Probolinggo menekankan, pentingnya Panwascam sebagai pengawasan pemilu. Sebab, Pemilu 2024 ditengarai berpotensi pelanggaran masih tinggi.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Ada 15 nama Panwascam yang dilantik hari ini, mereka mewakili tiap kecamatan yang di antaranya:

Berita Menarik Lainnya:  Warga Serbu Pasar Pangan Murah di Kota Blitar

Yada Ariyanto, Misdiyanto dan Muhammad Aminulah – Kecamatan Mayangan.

Siti Nur Karomah, Hisbullah Huda, dan Moch Efendi, – Kecamatan Kanigaran.

Hadi Handoyo, Misbahul Munir, dan Orbhita Sahidati Irawati – Kecamatan Kedopok.

Lalu, Ilham Farobi Omardani, Arif Nurhidayat dan Imro’atul Azizah – Kecamatan Kademangan.

Dan, Noviliya Meidina , Slamet Ilham Wahyudi serta Dhaliqo Khoiriyatun Maimunah dari Kecamatan Wonoasih.

“Insya Allah, anggota Panwascam yang dilantik dan diambil sumpahnya hari ini merupakan orang-orang terbaik dari tahapan proses yang cukup ketat dan panjang,” ucap Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Azzam Fikri di Paseban Sena Jalan Suroyo.

Berita Menarik Lainnya:  Bawaslu Jatim Direcoki Surat Undangan Palsu

Ia berharap, masing-masing Panwascam yang dilantik, benar-benar bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai Panwascam.

“Dalam kesempatan ini pula saya meminta dalam menjalankan tugasnya seluruh anggota Panwascam yang baru dilantik bisa bekerja secara sungguh-sungguh, kredibel, berintegritas dan menjaga kode etik sebagai penyelenggara Pemilu,” jelasnya.

Berkaitan tahapan Pemilu yang sudah dimulai sejak Juni 2022, dan sebagai bentuk kesiapan Bawaslu ke depan dalam mengawal proses setiap tahapan Pemilu 2024.

Berita Menarik Lainnya:  NasDem Usung 3 Nama Bacapres Dipuji, Kirim Sinyal ke PDI-Perjuangan

“Dalam bekerja selain harus mengetahui hal dasar soal pengawasan, juga harus memahami regulasi yang ada, dalam hal ini kita harus berpedoman pada UU Pemilu, PKPU, dan juga Perbawaslu dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan,” tambahnya.

Diketahui, proses pendaftaran Panwascam dimulai sejak 10 September lalu. Kemudian, dilakukan proses administrasi, test CAT, hingga wawancara dan tersisa 15 orang Panwascam.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *