Bawaslu Jatim Direcoki Surat Undangan Palsu

Keterangan foto : Surat edaran siaran pers bantahan Bawaslu Jatim resmi dikeluarkan untuk mengklarifikasi bahwa surat yang beredar soal undangan hasil putusan MA oleh KPUD Jember hoax alias palsu, Rabu (22/12/2021).
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA– Beberapa hari terakhir Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur direcoki munculnya surat undangan palsu berisi undangan sosialisasi tindak lanjut putusan Mahkamah Agung oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Jember.

Surat palsu yang beredar itu bernomor 0462/K.JIlHM.00/XII/2021 tertanggal 14 Desember 2021, dan surat ini dinyatakan tidak benar alias hoax.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Antisipasi Kecurangan Pemilukada 2020, FGD Awasi Penyelenggaraan Pemilukada 2020 Gelar Deklarasi
banner 1024x1366

Dalam siaran pers resminya, Bawaslu Jawa Timur menegaskan bahwa surat yang beredar itu palsu.

Secara kelembagaan Bawaslu Jatim tidak pernah mengeluarkan surat resmi dengan maksud dan tujuan serta tanggal acara sebagaimana tersebut dalam surat palsu.

“Bahkan tidak pernah menerima permohonan dari Komisi Pemilihan Umum Jember untuk mengadakan kegiatan sebagaimana yang tersebut dalam surat dimaksud,” ujar Nur Elya Anggraini Koordinator Divisi Humas Bawaslu Jatim dalam siaran persnya, Rabu (22/12/2021).

Berita Menarik Lainnya:  Bawaslu Jatim Bentuk Pojok Pengawasan di UINSA

Dari pemeriksaan yang dilakukan dalam surat tersebut, ada beberapa kejanggalan antara lain. Tanda tangan dan stempel lembaga sengaja diburamkan.

Hingga Desember 2021, penomoran dengan kode klasifikasi sebagaimana tercantum dalam surat tidak ditemukan di dalam arsip surat Bawaslu Jatim per tanggal 22 Desember 2021.

Keterangan foto : Surat yang disebut Bawaslu Jatim palsu.

Nomor surat keluar Bawaslu Jatim bahkan belum mencapai angka 400.
Baik tata penomoran maupun penggunaan Kode Klasifikasi dalam surat tidak sesuai ketentuan peraturan internal tentang tata naskah di Bawaslu.

Berita Menarik Lainnya:  Sengketa Tanah Vihara Berlanjut, Kuasa Hukum Ipong Tuding Ada Oknum BPN Bermain

“Email surat yang digunakan adalah bukan email resmi Bawaslu Jatim,” ujar Nur Elya Anggraini, Kordiv Humas Bawaslu Jatim.

Dengan demikian Bawaslu memastikan bahwa surat tersebut adalah surat palsu.

“Menimbang pencatutan nama dan kerugian yang mungkin ditimbulkan secara kelembagaan, Bawaslu Jawa Timur mempertimbangkan untuk melaporkan kasus ini kepada pihak yang berwajib,” tegas Nur Elya Anggraini Koordinator Divisi Humas Bawaslu Jatim.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280