Komisi E DPRD Jatim Minta Pembangunan Gedung SMK Pariwisata di Sukapura Diteruskan

Komisi E
Komisi E DPRD Jatim, saat mengunjungi Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo dengan jajaran Pemkab Probolinggo
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-PROBOLINGGO- Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur meminta pembangunan gedung SMK Pariwisata di Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo, diteruskan.

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Hasan Irsyad dalam kunjungan kerjanya Jumat dan Sabtu (28/5/2022) meminta agar gedung SMK Pariwisata di eks lahan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur di Desa Sapikerep dibiarkan.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

“Saat ini SMK Pariwisata ini berada di dua tempat yakni Desa Ngepung dan Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura. Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur berkeinginan agar menjadi satu tempat di Desa Sapikerep,” ujarnya.

Ads

Hasan Irsyad mengaku bahwa Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur sangat mendukung agar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bisa melanjutkan proyek pembangunan gedung SMK Pariwisata saat ini sedang mangkrak karena putus kontrak.

Berita Menarik Lainnya:  100 Tahun, PSHT Ngawi Gelar Ritual Ambil Tanah dan Air dari 4 Titik

“SMK Pariwisata ini sangat dibutukan oleh masyarakat yang ada di Kecamatan Sukapura. Keberadaan SMK Pariwisata ini sangat diperlukan dan diharapkan untuk mendukung sektor pariwisata di Kecamatan Sukapura,” terangnya.

Menurut Hasan Irsyad dengan adanya SMK Pariwisata ini akan muncul lulusan pariwisata dan kader-kader wisata dari siswa siswi penggerak kepariwisataan.

Pembangunan gedung SMK Pariwisata di Desa Sapikerep ini belum sampai 50% mangkrak. Itupun hasilnya Komisi E nilai kurang layak diteruskan. Diharapkan tahun ini pembangunan gedung SMK Pariwisata ini sudah selesai dan bisa segera dimanfaatkan.

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan keberadaan SMK Pariwisata ini sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pariwisata di Kecamatan Sukapura.

Berita Menarik Lainnya:  Pegawai Honorer RSD Soebandi Diduga ‘Ngentit’ Duit BPJSKes Rp. 1 M Lebih

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait