Anas Thahir: Jangan Cekik Petani di Masa Pandemi

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan III Jatim, Anas Thahir
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan III Jatim, Anas Thahir
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM – BONDOWOSO – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan III Jatim, Anas Thahir, meminta pemerintah menjamin akses harga pupuk murah kepada petani terlebih di masa pandemi.

Menurut anggota DPR RI dari Fraksi PPP ini, pemerintah harus menjamin ketersedian pupuk dengan harga yang bisa dijangkau oleh petani.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Polda Jatim Terjunkan 3.879 Personel ke Daerah, 8 Hal Ini Jangan Dilanggar
banner 1024x1366

Ini menjadi peran lintas Kementerian untuk mengatasi lonjakan harga pupuk yang trennya terus mengalami kenaikan.

“Kasihan rakyat, ini kan masih dalam suasana pandemi. Apalagi kita masih dibayangi oleh ancaman munculnya gelombang ke-3 Covid 19. Negara harus sensitif terhadap penderitaan para petani,” ujarnya, dikonfirmasi Jurnalis Beritabangsa.com.

Menurutnya, kenaikan harga pupuk nonsubsidi sudah tidak wajar, kenaikannya menyentuh angka 100 persen. Misalkan harga pupuk Urea yang awalnya Rp.265.000 hingga Rp285.000 per sak, sekarang bisa mencapai Rp560.000 per sak.

Berita Menarik Lainnya:  Dampak Era Digital, Begini Peran Anggota DPRD Jatim Saat Kunjungan di Jombang

“Ini harus segera dicarikan jalan keluar oleh Pemerintah, terutama pupuk subsidi harus bisa diakses oleh petani, agar mereka tetap bisa berproduksi saat pandemi,” ungkapnya.

Naiknya harga pupuk, kata Anas Thahir, tentu berpengaruh terhadap harga pangan lainnya, karena pupuk bagian dari kebutuhan pokok dasar petani.

“Jika ini terus menerus terjadi makan akan terjadi lonjakan harga pada komoditas harga pangan lainnya,” tuturnya.

Berita Menarik Lainnya:  Perkuat Pasokan Migor di Banda Aceh, Mendag: Tingkatkan Kerjasama Pusat-Daerah

Lonjakan harga pupuk ini, imbuh Anas Thahir, sudah cukup lama terjadi. Pada Juni 2021 sudah terjadi lonjakan harga dan puncaknya Oktober 2021.

Kenaikan harga pupuk ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, namun di negara Korea Selatan pun hampir mengalami krisis pupuk.

“Mestinya hal tersebut menjadi atensi dan antisipasi bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga,” pungkasnya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280