Wali Kota Surabaya Luncurkan 8 Unit Bus Tayo Baru

Keterangan foto : Wali kota Surabaya Eri Cahyadi menunjukkan barcode pembayaran non tunai Suroboyo Bus.
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Wali kota Surabaya Eri Cahayadi meluncurkan 8 Unit Bus Tayo Suroboyo baru dengan rute terminal Intermoda Joyoboyo ke Meyjen Jono Soewoyo.

Pada peluncuran itu juga terdapat sistem pembayaran baru, yakni pembayaran elektronik non tunai dengan tarif 5 ribu rupiah untuk jarak jauh maupun dekat. Sebelumnya, masyarakat bisa menikmati kendaraan icon kebanggaan kota Surabaya itu dengan pembayaran botol plastik bekas.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Eri Cahyadi-Armuji Unggul Quick Count, Erick Komala: Hasil Kerja Keras Kader dan Relawan
banner 1024x1366

“Pertama dengan botol plastik. Kedua yang baru ini dengan menggunakan pembayaran uang yang dilakukan dengan Qris. Pembayaran bisa dilakukan di dalam bus,” kata Eri Cahyadi, Senin (23/8/2021).

Eri mengungkapkan, harga yang diterapkan cukup bersahabat, yakni masyarakat umum dengan harga Rp 5 ribu, mahasiswa seharga Rp 2.500, dan untuk tenaga pendidik maupun ASN tidak dipungut biaya asal dapat menunjukkan kartu pegawai.

Berita Menarik Lainnya:  Wali Kota Surabaya Minta Maaf Kepada Bupati Sidoarjo Soal Kericuhan Bonek

Eri juga menunjukkan di dalam Suroboyo Bus, terdapat fasilitas baru yaitu mesin press botol yang dapat digunakan oleh penumpang yang membayar dengan sampah botol plastik. Setelah masuk ke dalam bus, botol plastik itu bisa dimasukkan ke mesin press itu, lalu akan keluar tiket perjalanan yang bisa digunakan oleh penumpang

“Di Suroboyo Bus ini, Insya Allah kami akan mengutamakan kenyamanan penumpang. Jadi, tidak melakukan pemeliharaan mesinnya, tapi juga keindahan, kesehatan dan keharuman di dalam bus juga akan diutamakan,” ujarnya.

Berita Menarik Lainnya:  Pemdes Sumber Jeruk Salurkan BLT-DD Tahap II

Eri berharap dengan adanya tambahan Suroboyo bus ini, warga Surabaya tidak terlalu banyak lagi yang menggunakan kendaraan pribadi. Dirinya kembali menekankan, pihaknya mengedepankan keamanan, kesehatan dan kenyamanan para penumpangnya.

“Karena kita tidak bisa memaksa masyarakat menggunakan transportasi publik, kalau pemerintah belum bisa menyiapkan transportasi publik yang nyaman dan terjangkau,” pungkas Eri.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280