Tepis Isu Pecah, Ketua F-PPP Tegaskan Solid Bersama PKS dan Gerindra

Barri Sahlawi Zain, Ketua F-PPP Bondowoso | Foto: Istimewa
Barri Sahlawi Zain, Ketua F-PPP Bondowoso | Foto: Istimewa
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Bondowoso – Beredar isu yang menyatakan koalisi di Fraksi PPP terpecah menjelang bergulirnya hak angket terhadap Bupati Salwa Arifin. Namun, buru – buru Ketua fraksi PPP Barri Sahlawi menepisnya. Dia menyebut kabar itu hoaks.

Bahkan Sahlawi memastikan di tubuh Fraksi PPP tetap utuh enam anggota dan makin solid bersama dua fraksi lain yaitu PKS dan Gerindra.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Empat Fraksi DPRD Bondowoso Desak Eksekutif Segera Laksanakan Open Bidding
banner 1024x1366

“Kita tetap solid dalam satu barisan mengawal nilai-nilai kebenaran. Menjaga keseimbangan dan menolak arogansi,” ujar Sahlawi, Rabu (1/12/2021).

Hak angket yang digulirkan terhadap eksekutif, kata Sahlawi, pihaknya menghargai rekan-rekannya di legislatif karena hal itu merupakan hak konstitusional legislatif.

“Itu hak mereka, yang memang dijamin oleh Undang-undang,” kata Sahlawi.

Kendati begitu, menurut Sahlawi, hak angket itu masih harus diproses melalui mekanisme.

Prosesnya masih panjang diputuskan dalam sidang paripurna dengan agenda khusus dan dihadiri sekurang-kurangnya 3/4 atau 34 orang dari total keseluruhan anggota seperti diatur dalam tata tertib DPRD.

Berita Menarik Lainnya:  Usai Dilaunching Kapolri, MKP Mengalir Apresiasi

Sebagai Partai pengusung yang menghantarkan KH. Salwa Arifin-Irwan Bachtiar sebagai Bupati dan Wabup Bondowoso saat ini,  Ketua Fraksi PPP itu berpandangan, wacana hak angket yang dimunculkan oleh fraksi PKB dan fraksi lainnya secara materiil sejatinya urgensinya perlu dipertimbangkan.

“Kalau setiap produk pemerintah dipersoalkan, sedikit-sedikit pansus, kemudian interpelasi lalu angket. Kapan pemerintah diberi kesempatan bekerja?” ucap Sahlawi.

Sahlawi yang juga sebagai anggota DPRD itu tidak ingin hak istimewa yang dimiliki DPRD tercederai, menggunakan sesuatu yang belum pada tempatnya.

Berita Menarik Lainnya:  Perebutkan 803 Formasi, Ribuan Masyarakat Jombang Daftar ASN

“Mengajukan hak angket terhadap persoalan TP2D menurut saya sudah kadaluarsa. Gubernur sendiri yang punya fasilitasi terkait produk Perbup dan SK personalia TP2D malah tidak mempersoalkan” kata mantan Komisioner KPUD Bondowoso itu.

Dikabarkan sebelumnya sejumlah anggota DPRD Bondowoso, dari fraksi PKB, PDI-Perjuangan, Golkar, PAN tengah mengajukan hak angket terkait TP2D besutan Bupati Salwa dan sejumlah hal lain yang menyangkut kebijakan eksekutif.

banner 600x310
banner 1024x1280