Tanggapan Ketua DPRD Bondowoso Terhadap Mayoritas Pendapat Fraksi Tentang PT Bogem

Bondowoso, Beritabangsa.com – Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso Ahmad Dhafir menanggapi mayoritas pendapat fraksi di DPRD tentang PT BOGEM (Bondowoso Gemilang) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dinilai kurang efektif dan perlu di nonaktifkan sementara.

Menurutnya, Fraksi bukan alat kelengkapan dewan namun berhak menyampaikan pendapatnya di forum paripurna.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Untuk Penanganan Covid-19, Pemkab Bondowoso Ajukan 10 M Lebih ke DPRD
banner 1920x1080

“Saya selaku pimpinan dewan tentu memfasilitasi, Pak Bupati sudah memberikan jawaban tadi. Biar tidak terkesan ada intervensi dari saya selaku Ketua Dewan,” tutur politisi PKB tersebut.

Untuk mengambil sebuah keputusan kata Dhafir, eksekutif pasti melakukan kajian sesuai dengan dasar-dasar dan fakta yang ada.

“Artinya apa, kalaupun mau diadakan audit itu untuk mengkongkritkan karena disana ada APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Bupati pasti mengambil langkah strategis karena ini untuk kepentingan masyarakat Bondowoso,” ungkapnya saat ditemui oleh awak media di graha paripurna, senin (13/7/2020).

Berita Menarik Lainnya:  Sampaikan LKPJ Tahun 2019 ke DPRD Bondowoso, Bupati Salwa juga Imbau Masyarakat Hidup Sehat dan Bersih

Kemudian Dhafir menegaskan, Anggaran yang sudah masuk dalam penyertaan modal tetapi tidak ada kegiatan dan anggaran yang sudah terserap harus ada pertanggung jawaban.

“Maka bisa ada dua pertanyaan dari tanggapan fraksi-fraksi, pertaman ingin menyelamatkan anggaran, yang kedua PT Bogem betul bermanfaat bagi petani kopi di Bondowoso,” pungkasnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *