Sulitnya Petugas KPPS Usia Muda di Kecamatan Wonocolo

Surabaya, Beritabangsa.com – Anggota Panwascam (Panitia Pengawas Kecamatan) Wonocolo Musaffa Safril mengeluhkan sulitnya mencari petugas KPPS (Kelompok Petugas Pemungutan Suara) yang berusia muda.

“Rata-rata yang berkenan menjadi petugas KPPS Wonocolo, mereka yang berusia tua, sedangkan tugas KPPS di lapangan saat pemilu berlangsung sangatlah berat,” katanya saat diwawancara di kediamannya. Rabu (2/9/2020).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Tahapan Hingga Larut Malam, PPS Keluhkan Pencairan Honor Pilkada 2020
banner 1920x1080

“Namun saat ini masih belum masuk tahapan rekrutmen KPPS, tapi masalahnya yang berkenan untuk mau menjadi KPPS itu rata-rata berusia di atas 50 tahun,” imbuhnya.

Safril menilai, jika aturan tersebut mengacu ke peraturan KPU (PKPU) nomer 6 tahun 2020 tentang Pilkada dalam kondisi bencana nonalam yang terbit tanggal 7 Juni 2020 pasal yang berbunyi; syarat usia yang menjadi PPDP pada pemilihan serentak lanjutan paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 50 (lima puluh) tahun.

Berita Menarik Lainnya:  Ditengah Pandemi, PPK Sawahan Antisipasi Jumlah Penurunan Pemilih Pilwali Surabaya

“Maka seharusnya tidak diperbolehkan jika usia 50 tahun keatas, kita tahun kemarin beracuan saat Pileg dan Pilpres masih tidak menjadi persoalan tapi karena ada kejadian banyak petugas pemilu yang meninggal dunia akhirnya dibatasi usia,” jelasnya.

Sementara itu batas usia maksimal KPPS diatur dalam pasal 20 angka 2 yang berbunyi; syarat untuk menjadi KPPS pada pemilihan serentak lanjutan paling rendah 20 (dua puluh ) tahun dan paling tinggi 50 (lima puluh) tahun.

Berita Menarik Lainnya:  Amburadul, Musaffa: Panitia Seleksi KPID Jatim Diduga Amankan Komisioner Incumbent!

Reporter : Dayat

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *