Stakeholder Meeting, HNTI: Agar Segala Perizinan dan Regulasi Penangkapan Ikan Dipermudah

Jakarta, Beritabangsa.com – Dalam rangka silaturrahmi Menteri Kelautan dan Perikanan dengan para pemangku kepentingan bidang perikanan tangkap, khususnya para nelayan menggelar acara stakeholder meeting bidang perikanan tangkap pada hari senin, (18/11/2019) pukul 10:00 – 12:00 wib bertempat di Ruang Rapat Tuna Jalan, Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Serap Aspirasi dan Maulid Nabi, Anggota DPRD Beri Contoh Patuhi Protokol Covid-19
banner 1920x1080

Acara tersebut dihadiri 17 unit kerja KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) dan 14 Perkumpulan Nelayan se Indonesia, diantaranya Paguyuban Nelayan Mitra Nelayan Sejahtera, Jaringan Nelayan Matahari Untuk Indonesia Maju, Aliansi Nelayan Indonesia, Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia, Masyarakat Perikanan Nusantara, Himpunan Nelayan Tradisional Indonesia, dsb.

Terus menjaring masukan dari berbagai stakeholder kelautan dan perikanan, dalam kesempatan itu Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang hadir meminta untuk mendengarkan langsung berbagai masukan dan keluhan yang di hadapi dari beberapa lokasi yang menjadi titik aktivitas para nelayan setempat.

Berita Menarik Lainnya:  SAH! Menkes Setuju Permohonan PSBB Surabaya Raya

Ia pun berjanji untuk menyelesaikan berbagai masalah tersebut secara tuntas setelah melakukan kajian yang mempertimbangkan manfaat bagi seluruh stakeholder.

Saya tidak akan mengambil keputusan yang gegabah. Jadi ini salah satu langkah awal saya mendengarkan, untuk memahami permasalahan di lapangan. Kami serap dulu, lakukan kajian, lalu mengambil keputusan,” katanya. Senin (18/11/2019).

Berita Menarik Lainnya:  INCAR Polda Jatim Bantu Amankan Jakarta

Sementara Anas Thoha, SH selaku ketua HNTI (Himpunan Nelayan Tradisional Indonesia) Provinsi Jawa Timur menambahkan hasil dari output acara tersebut agar regulasi dan perijinan para nelayan dipermudah oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Ya maksudnya segala perizinan penangkapan ikan dan aspirasi lainnya yang berkaitan dengan kelautan dan perikanan para nelayan, regulasinya dipermudah,” imbuhnya. (HLL/AIS).

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *