Serahkan 312 SK, Bupati Salwa Harap P3K Bekerja Profesional

P3K

Beritabangsa.com, Bondowoso – Bupati Bondowoso, Drs. Salwa Arifin menyerahkan 312 Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Pendopo Bupati Bondowoso, Jawa Timur, Senin (22/2/2021).

Dalam penyerahan SK P3K tersebut, Bupati Salwa berharap agar nantinya pegawai yang baru menerima sk tersebut bisa bekerja secara profisional,serta memberikan pelayanan publik sebaik-baikanya.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

“P3K ini diangkat dalam jabatan tertentu untuk melaksanakan tugas jabatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,”harapnya.

Pengangkatan P3K menurut Bupati Salwa, dari Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen P3K.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Salwa: HUT Bhayangkara Ke 74, Semoga Terus Profesional dan Dicintai Masyarakat

“PPPK yang menerima SK pengangkatan merupakan guru serta penyuluh pertanian dengan perjanjian kerja PPPK mulai Januari 2021 hingga Desember 2025 dan dievaluasi untuk perjanjian berikutnya,”tuturnya.

Menurut Bupati PPPK merupakan hal baru dalam dunia pemerintahan. Dalam Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), disebutkan jika ASN terbagi menjadi dua, yakni ASN dan PPPK. Perbedaannya, ASN diangkat sebagai pegawai tetap dan memiliki nomor induk pegawai secara nasional.

Dari segi kontrak kerja, PPPK dapat diperpanjang sesuai kebutuhan organisasi hingga batas usia pensiun jabatan dengan mempertimbangkan evaluasi kinerja setiap tahunnya.

“Mengenai penghasilan, PPPK akan memperoleh penghasilan relatif sama dengan ASN. Sehingga tidak ada kesenjangan yang signifikan antara PNS dan PPPK untuk jabatan yang sama. PPPK juga akan memperoleh tunjangan dan penghargaan,”ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Silaturahmi dengan Masyarakat Kelahiran Jatim di Aceh

Ditempat yang sama PLT Kepala Badan Kepegawaian  Kabupaten Bondowoso Apil Sukarwan mengatakan, PPPK menerima gaji sejak yang bersangkutan secara nyata melaksanakan tugas.

“Selain itu, PPPK juga mendapat tunjangan keluarga, tunjangan pangan dan tambahan penghasilan pegawai (TPP). TPP adalah tambahan penghasilan yang diberikan dalam rangka peningkatan kesejahteraan pegawai dengan kriteria penilaian terhadap prestasi kerja, kondisi kerja, beban kerja, tempat bertugas dan pertimbangan obyektif lainnya setara dengan ASN,”imbuhnya.

Apil menegaskan bahwa rekrutmen PPPK bukan tenaga honorer biasa. Sebab, PPPK merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki profesionalisme.

Berita Menarik Lainnya:  Terbitkan SE Libur Dalam Pilkades Serentak, Bupati Bondowoso Ingatkan Penyelenggara Terapkan Prokes

“Jadi PPPK ini bukanlah tenaga honorer biasa. Tetapi dia adalah aparatur sipil negara yang memiliki profesionalisme,” ujarnya.

Berdasarkan skema kerjanya sendiri ASN difokuskan untuk pembuatan keputusan atau kebijakan melalui posisi manajerial. Sedangkan, PPPK difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan mendorong terjadinya percepatan peningkatan profesionalisme kinerja instansi pemerintah.

“Aslinya itu 315, namun karena 1 Meninggal, 1 orang tidak memenuhi klasifikasi dan yang satu lagi diterima sebagai ASN Jawa Timur sehingga total hari ini  dar 215 SK dengan perincian 263 guru dan penyuluh pertanian ,diserahkan 312 SK,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *