Selama Pandemi, SE Bupati Bondowoso Tentang Penutupan Objek Wisata Belum Dicabut

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso menegaskan bahwa Surat Edaran (SE) Bupati tentang penutupan daerah tujuan wisata yang dikelola pemerintah atau swasta belum dicabut.

Dalam sidak yang dilakukan oleh Disparpora beserta Satpol PP, mereka menemukan objek wisata pemandian tasnan di Desa Taman Kecamatan Grujugan, Bondowoso masih buka, senin (22/6/2020).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Warga Keluhkan Limbah Pabrik, Komisi III DPRD Bondowoso :  PT. Bonindo Tak Punya UKL- UPL
banner 1920x1080

Pengelola wisata dihimbau tak menerima kunjungan wisatawan. Teguran dilayangkan karena adanya laporan bahwa wisata diselatan Bondowoso diduga masih buka selama masa pandemi.

SE Bupati terkait penutupan wisata selama pandemi Covid-19 belum dicabut,” terang Kepala Disparpora Harry Patriantono pada awak media.

Ia mengatakan, penyampaian surat teguran tersebut diberikan sekaligus untuk menutup wisata pemandian Tasnan hingga SE Bupati Bondowoso dicabut.

Terkait persiapan new normal disektor pariwisata, katanya saat ini masih dipersiapkan. Hanya saja, Ia belum bisa memastikan kapan kepastian objek wisata akan kembali dibuka.

Berita Menarik Lainnya:  Inginkan Desa Mandiri Lewat BUMDes, Pemkab Bondowoso Bekali Para Kades

Sepertinya masih ada tiga hal. Diantaranya, sosial masyarakat dan perekonomian. Masih akan dibahas,” jelasnya.

Sementara itu, Agung pengelola wisata pemandian Tasnan, berharap agar pemerintah mengevaluasi DTW (Daya Tarik Wisata) secara cepat sehingga bisa segera ditetapkan kapan objek wisata dibuka.

Jadi tidak menunggu DTW yang tidak siap, evaluasinya berdasarkan DTW, mana yang lebih siap, itu yang dibuka terlebih dahulu,” tuturnya.

Sebelumnya, awal bulan Juni 2020 Disparpora mempresentasikan penerapan kenormalan baru disektor pariwisata pada gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Bondowoso.

Dalam realisasinya seluruh objek wisata, dan 17 cafe, 19 hotel, serta resto akan dibuat memenuhi standart protokol kesehatan new normal.

Berita Menarik Lainnya:  Rakor TAPD, KPU Bondowoso Ajukan 80,5 Miliar untuk Pemilu 2024

Nantinya, jika objek wisata sudah dibuka harus memenuhi standart protokol kesehatan new normal, yang akan diverifikasi terlebih dahulu oleh tim gugus tugas penanganan Covid-19 dan Disparpora.

Seluruh petugas pariwisata atau pun pengunjung juga harus diwajibkan untuk menggunakan face shield, masker dan cuci tangan.

Berikut juga para pengunjung kategori rombongan, haruslah memiliki rekomendasi dari Dinas pariwisata dan tim gugus tugas. Dengan ketentuan jumlah minimal 10 orang.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait