SMA Ta’miriyah Surabaya Lakukan Simulasi Aturan PTM Terbatas

Keterangan foto : SMA Ta'miriyah Surabaya saat melakukan simulasi PTM terbatas.
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Di mulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Surabaya, sejumlah sekolah swasta mulai melalukan simulasi uji coba terkait PTM. Salah satunya di sekolah SMA Ta’miriyah jalan Indrapura Surabaya.

Hari ini, Senin 30 Agustus, SMA Ta’miriyah Surabaya melakukan simulasi PTM kepada siswa dengan protokol kesehatan ketat, seperti chek suhu tubuh bermasker dan pyshical distancing.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Gandeng TV 9 Dalam Program Rumah Ilmu, Pemkot Surabaya Panen Apresiasi
banner 1024x1366

Selain itu, semua guru dan siswa diwajibkan untuk divaksin, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) nomor 35 tahun 2021, yakni Pembelajaran Tatap Muka terbatas bisa dilakukan setelah tenaga pendidik dan kependidikan mendapatkan vaksinasi.

Kepala Sekolah SMA Ta’miriyah, Sucipto mengatakan, dalam pelaksanaan PTM terbatas ini mewajibkan para guru dan siswa untuk divaksin. Vaksinasi untuk para guru sendiri sudah mencapai 100 persen. Sedangkan untuk para siswa pihaknya telah mengajukan kepada satgas Covid dan Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk segera divaksin.

Berita Menarik Lainnya:  Beri Rasa Aman Saat PTM, SMA Ta'miriyah Lakukan Vaksinasi Covid-19

“Alhamdulillah, untuk saat ini seluruh karyawan dan guru SMA Ta’miriyah 100 persen sudah divaksin dosis satu dan dua. Dan untuk para siswa sendiri kita sudah mengajukan ke Dispendik Jatim untuk divaksin,” ujarnya.

Sucipto menjelaskan, simulasi PTM dengan terbatas ini, para siswa hanya masuk dua kali pertemuan dalam satu minggu, dan waktu pelajarannya juga dikurangi 4 jam. Satu mata pelajaran hanya di batasi 30 menit, sehingga PTM terbatas ini berlangsung dari pukul 7 pagi hingga pukul pukul 11.

Berita Menarik Lainnya:  UNUSA Gelar Kuliah Pakar Hima K3

“Insyaallah minggu depan sudah mulai normal, dengan ketentuan dinas dua kali pertemua dalam seminggu. Semuanya dilakukan prokes ketat, baik untuk guru ataupun siswa,” jelasnya.

Sementara itu, Talia salah satu siswi SMA Ta’miriyah mengaku senang bisa mengikuti simulasi sekolah tatap muka terbatas ini, karena dirinya bisa bertemu dengan teman baru dan juga bisa lebih mudah menerima penjelasan dari guru secara langsung.

“Alhamdulillah, senang bisa bertemu dengan teman-teman baru, terus juga bisa dengan mudah menangkap pelajaran dari guru,” ungkap Talia.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280