Pengukuhan Guru Besar Universitas Narotama Surabaya Ditengah Pandemi

Surabaya, Beritabangsa.com – Salah satu universitas ternama di Surabaya yakni Universitas Narotama Surabaya mengukuhkan Guru Besar Tetap Prof. Dr. Ir. J. Andy Hartanto, S.H., M.H., M.MT. Dalam Bidang Ilmu Hukum pada Sidang Terbuka Senat Universitas Narotama, Jumat (12/6/2020).

Sidang yang berlangsung di Conference Hall gedung C lt. II tersebut berjalan secara khidmat meski dalam situasi pandemi covid 19. Pengukuhan tersebut menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku pada masa transisi New Normal di Surabaya.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Tiap peserta sidang maupun tamu undangan yang datang wajib menggunakan masker, memakai hand sanitizer dan sarung tangan latex, serta menggunakan face shield.

Berita Menarik Lainnya:  Dosen Universitas Narotama Buat Aplikasi Visualisasi Latihan Tempur Marinir

Peserta sidang terbuka jumlahnya dibatasi dengan kursi yang diletakkan secara berjarak demi mematuhi anjuran pemerintah untuk pysical distancing. Sedangkam bagi peserta yang lain dapat mengikuti secara online melalui aplikasi Zoom. Sekitar 75 peserta mengikuti sidang terbuka secara online.

Pengukuhan dilakukan secara langsung oleh Rektor Universitas Narotama Surabaya, Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST., MT., IPM,. Pengukuhan ini juga dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VII Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA.

Prof. Dr. Ir. J. Andy Hartanto, S.H., M.H., M.MT mengangkat tema orasi ilmiah “Sektor Bisnis Properti Strata Title di tengah Pandemi Covid-19”. Andy menjelaskan tentang dampak Covid-19 dari sisi ekonomi bagi pengembang bisnis properti Strata Title, bagi marketing bisnis properti Strata Title, dan bagi calon pembeli bisnis properti Strata Title.

Berita Menarik Lainnya:  Lagi, ITS Menang Beruntun di KMHE 2021

Industri properti sejatinya sudah mengalami perlambatan sejak tahun 2017. Saat ini akibat pandemi covid-19, kondisinya semakin melemah akibat penurunan aktivitas ekonomi,” jelasnya.

Andy melanjutkan, Asosiasi Pengusaha Indonesia menyoroti masalah arus kas (cashflow) perusahaan pengembang properti di tengah dampak virus corona jenis baru atau COVID-19.

Masalah arus kas tersebut sudah terasa khususnya bagi pengembang menengah ke bawah mengingat penjualan properti mengalami perlambatan, sedangkan pengeluaran perusahaan terus berjalan sehingga berisiko mengalami kebangkrutan,” tuturnya.

Berita Menarik Lainnya:  Unusa Terima Kunjungan IIKNU Tuban Untuk Studi Banding

Rektor Universitas Narotama Surabaya Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST., MT., IPM, mengatakan guru besar mengandung arti seorang guru besar yang pada hakikatnya seorang guru, pendidik, peneliti yang diharapkan penelitiannya bermanfaat bagi masyarakat luas.

Untuk menjadi guru besar cukup sulit karena banyaknya persyaratan yang harus dilengkapi. Begitu juga yang dialami oleh Prof. Andy dengan perjalanan panjang hingga dapat meraihnya pada usianya yang ke 67 tahun saat ini. Namun hal itu bukanlah menjadi akhir perjalanan. Justru menjadi awal untuk membuat karya ilmiah yang semakin bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Acara ini diakhiri dengan foto bersama dengan menerapkan social distancing.

Reporter : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *