Pencairan Insentif Guru Ngaji di Bondowoso Terbagi di Empat Lokasi

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Pencairan insentif guru ngaji di Kabupaten Bondowoso di hari pertama dilaksanakan, Kamis (30/4/2020). Pencairan tersebut merupakan guru ngaji dari tujuh Kecamatan yang terbagi di empat lokasi.

Guru ngaji yang berasal dari Kecamatan Bondosowo, Pujer dan Tlogosari bertempat titik utama yaitu di Kantor Cabang Bank Jatim Bondowoso, Sedangkan guru ngaji yang berasal dari Kecamatan Wringin, Prajekan, Maesan dan Wonosari melakukan pencairan di Capem (Cabang Pembantu) di masing-masing Kecamatan.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Kejati Jatim Datangi SMK Plus NU Sidoarjo, Ada Apa?
banner 1920x1080

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso, Drs. Harimas, saat dikonfirmasi oleh wartawan menjelaskan, pencairan insentif tahun ini berbeda dibanding tahun lalu. Dimana pada tahun 2019, Bank Jatim melakukan jemput bola dengan datang ke kantor-kantor kecamatan.

Namun saat ini Bank Jatim bersama Dikbud sepakat untuk mekanisme pencairan dilaksanakan dengan dipusatkan di kantor-kantor bank jatim.

Hal ini dilakukan tak lain karena pandemi Covid-19. Belum lagi, Bank Jatim juga dalam waktu dekat masih akan mencairkan BLT.

Dan ini tidak harus diambil hari ini. Bisa yang mereka jadwalnya hari ini, mau diambil satu minggu lagi bisa, diambil besok atau dua hari juga bisa,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Gandeng PT Teknindo Geosistem Unggul dan HATTI, Himpunan Mahasiwa Teknik Sipil ITS Adakan Final Lomba Geoteknik Mahasiswa 2020

Sementara itu, Hesti Prarasti, Penyedia Pelayanan Nasabah, yang di dampingi Tika Yulindarti, Bagian Umum Bank Jatim Cabang Bondowoso, menjelaskan, mekanisme pencairan dilaksanakan dengan tetap mengacu pada pencegahan penularan virus corona.

Para Guru ngaji yang akan melakukan pencairan diwajibkan menggunakan masker, juga ada thermo gun, cuci tangan, masuk bilik sterilisasi, memperhatikan social distancing, serta di setiap teller juga telah diberi pembatas kaca, bahkan di dekat teller juga kita siapkan handzanitiser juga,” ungkapnya.

Selain itu, setiap desa juga diatur jadwal jamnya untuk pencairan insentif dengan delapan teller sesuai kecamatan. Khusus, satu teller diantaranya akan melayani desa yang terlambat dari jadwal jamnya.

Berita Menarik Lainnya:  Srikandi Kembar Asal SMPN 1 Kapas Masuk 10 Besar Nilai Tertinggi

Dilokasi yang sama, penerima insentif guru ngaji yang berasal dari Kecamatan Kota Bondowoso yang kini sudah berumur 90 tahun, Adrai mengaku, saya sangat bersyukur dengan pencairan hari ini.

Syukur Saya menerima bantuan ini, Alhamdulillah saya ucapkan kepada pemerintah atas kepeduliannya kepada guru ngaji,” pungkasnya.

Untuk informasi, pencairan insentif dengan nominal Rp 1,5 juta untuk setiap orang guru ngaji, ada sekitar 2.029 penerima yang berasal dari tujuh kecamatan yang di cairkan di empat titik.

Adapun, jumlah penerima se kabupaten Bondowoso tahun ini adalah 5.621 orang.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait