Pascasarjana Unej Jalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan

Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho memberikan materi kepada para mahasiswa usai penandatanganan kerjasama (Foto: Guntur Rahmatullah)
Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho memberikan materi kepada para mahasiswa usai penandatanganan kerjasama (Foto: Guntur Rahmatullah)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-JEMBER – Pascasarjana Universitas Jember (Unej) menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kamis (17/03/2022).

Direktur Program Pascasarjana Unej, Prof. M. Arief Amrullah mengatakan, pihaknya banyak menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Bacaan Lainnya

“Kami selaku lembaga pendidikan bekerjasama dengan banyak pihak, salah satunya BPJS Ketenagakerjaan untuk link in match dalam pendidikan, sehingga pendidikan itu tidak sekadar teori saja tapi nanti bagaimana praktiknya menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi, untuk itu kampus tidak boleh berjalan sendiri tapi harus link dengan pihak lainnya,” ungkap Prof Arief usai penandatangan kerjasama di Gedung Pascasarjana Unej.

Berita Menarik Lainnya:  Unusa Ambil Sumpah 22 Dokter Baru

Dengan kerjasama ini, nanti mahasiswa akan digerakkan dengan berbagai program yang terkait BPJS Ketenagakerjaan.

“Nanti kita bisa bikin webinar untuk lebih menyosialisasikan program pemerintah, turun mendampingi masyarakat jadi mahasiswa bisa lebih berpengalaman,” sambung Prof Arief.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember, Dolik Yulianto menyambut baik kerjasama dengan Pascasarjana Unej ini, sehingga dengan kontribusi dari pihak lembaga pendidikan dapat memaksimalkan lagi kepesertaan BPJS Jamsostek, terutama di Jember.

“Melalui kerjasama ini, diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya di Jember agar masyarakat paham mengenai jaminan sosial beserta manfaatnya sehingga dapat meningkatkan kepesertaan juga,” ujar Yulianto.

Ads

Yulianto menyampaikan saat ini sesuai data dari Badan Pusat Statistik, di Kabupaten Jember terdapat 800 ribu orang pekerja, namun yang baru terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan 200 ribu orang.

Berita Menarik Lainnya:  Karya Vincent Terpilih di Ajang Cal Internasional 2022 Finalist In Attendance

Dia menyampaikan program jaminan sosial sangat penting sehingga Presiden mengeluarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 02 tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Inpres tersebut mendorong semua pihak, termasuk juga lembaga perguruan tinggi mengambil langkah yang diperlukan sesuai tugas dan wewenang dalam mendukung implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan,” ungkap Yulianto.

Ads

Dalam inpres itu juga menegaskan bahwa seluruh pekerja penerima upah, bukan penerima upah, Pekerja Migran Indonesia, serta pegawai pemerintah non aparatur sipil negara dan penyelenggara pemilu harus didaftarkan menjadi peserta BP Jamsostek.

Yulianto menambahkan, melalui Inpres 2/2021 ini, Presiden Joko Widodo memberikan instruksi kepada sejumlah elemen pemerintahan. Antara lain 19 Menteri, Jaksa Agung, 3 Kepala Badan termasuk Ketua DJSN tingkat pusat, 34 Gubernur, 416 Bupati dan 98 Walikota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Berita Menarik Lainnya:  Kelas VII SMP Negeri 4 Surabaya Gelar Parenting Day

Tidak hanya kepesertaan, Inpres juga disebut meningkatkan kepatuhan. Jokowi memberi instruksi kepada Jaksa Agung untuk menjatuhkan sanksi jika ada yang terbukti tidak patuh dalam mengimplementasikan program Jamsostek.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menjadi koordinator dalam optimalisasi tersebut. Nantinya Menko PMK akan memberikan laporan kepada presiden setiap 6 bulan.

“Intruksi ini tidak main-main, perusahaan yang nakal akan ditindak, jaksa agung yang diberi wewenang langsung untuk mengadili,” tegas Yulianto.

Dalam perjanjian kerjasama itu pula dihadiri oleh Anggota Dewan Penasehat BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho.

Dalam kesempatan tersebut, Agung Nugroho bertindak sebagai narasumber webinar mengenai program BPJS Ketenagakerjaan kepada para mahasiswa Pascasarjana Unej.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800