Mahasiswa Unusa Ajarkan Karang Taruna Tangani Luka Bakar

Mahasiswa Unusa saat Ajarkan Karang Taruna Tangani Luka Bakar
Mahasiswa Unusa saat Ajarkan Karang Taruna Tangani Luka Bakar
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Mahasiswa dari Prodi S-1 Keperawatan Universitas Nahdlatul Ulama (Unusa) melakukan pengabdian masyarakat di kawasan Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Bentuk kegiatan yang mereka berikan adalah pelatihan menangani pertolongan pertama pada luka bakar. Sasarannya adalah Karang Taruna Jati Kenongo, Pepelegi.

Dipilihnya pelatihan itu mengingat kelompok remaja ini sangat aktif dalam berkegiatan menolong warga.

Bacaan Lainnya

“Kejadian kebakaran bisa saja terjadi dimana saja dan kapan saja, melalui pelatihan ini diharapkan karang taruna di Desa Pepelegi bisa memberikan pertolongan pertama bagi korban kebakaran,” kata Febi Ariska Putri, salah satu mahasiswa yang melakukan kegiatan itu.

Berita Menarik Lainnya:  Kredit UMKM di Jatim Terbesar Nasional 3 Tahun Berturut-Turut

Febri berharap, melalui pelatihan ini para remaja di karang taruna bisa membantu masyarakat menangani dan melakukan pengobatan luka bakar lebih dini, sehingga dapat menyelamatkan masyarakat yang mengalami luka bakar.

Latihan yang diberikan meliputi penjelasan seputar luka bakar serta cara memberikan pertolongan pertama jika seseorang terkena luka bakar.

Ads

“Selain teori pelatihan dilanjutkan dengan praktik langsung dalam memberikan pertolongan pertama pada luka bakar. Kami mengajak remaja untuk ikut dalam mempratikkan penangana pertama pada luka bakar. Dalam pelatihan ini kami juga membagikan pre test dan post test untuk metode pengumpulan datanya,” terang Febi.

Sementara dosen yang melakukan pendampingan, Nur Ainiyah, S.Kep,Ns, Mkep, mengatakan, melalui pelatihan ini, maka remaja karang taruna akan mendapatkan ilmu langsung dari ahli yang menangani kegawat daruratan.

Ads

Yose Rahayu Wilujeng, salah satu peserta mengaku senang dengan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan yang dilakukan mahasiswa Unusa.

Berita Menarik Lainnya:  Walikota Mojokerto beri penanganan serius terhadap Siswi TK dengan terjunkan Psikolog

“Dengan ilmu bagaimana melakukan pertolongan pertama pada kasus luka bakar membuat remaja di kawasan Desa Pepelegi bisa memberikan perawatan jika ada musibah terkait dengan luka bakar. Musibah luka bakar akan sering terjadi, namun tidak jarang kami tidak mengetahui bagaimana melakukan perawatan awal. Ilmu ini penting bagi saya,” kata remaja putri berusia 21 tahun ini.

Rahayu berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, karena banyak ilmu yang dibutuhkan masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan yang muncul di masyarakat.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800