Mahasiswa KKN Budidaya Sayur dengan Teknik Vertikultur

Mahasiswa KKN
Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) tematik kelompok 51 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim menerapkan teknik budidaya vertikultur di Balai RT 02 RW 10 Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) tematik kelompok 51 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim menerapkan teknik budidaya vertikultur di Balai RT 02 RW 10 Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir.

Vertikultur merupakan sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertical atau bertingkat yang bisa digunakan, di dalam dan di luar ruangan.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

“Teknik vertikultur memakai model wadah untu media tanam berkonsep reboisasi, cocok untuk perkotaan dengan lahan yang terbatas. Semisal Pegirian, wilayah padat penduduk ini tidak ada lahan pertanian,” ujar Nita, mahasiswa.

Berita Menarik Lainnya:  Ketua DPRD Malang Minta Jabatan Kosong Eselon II Secepatnya Diisi

Mahasiswa ingin memberi solusi cara budidaya sayur, warga di rumah dengan cara vertikultur tidak perlu membawa bibit sayuran ke ladang, sawah, atau kebun.

Dengan teknik ini masyarakat akan sangat terbantu terutama perkotaan yang memiliki lahan terbatas.

“Teknik ini akan mengubah lahan pekarangan sempit menjadi lebih hijau, estetik, ekonomis, hemat, dalam pengeluaran keluarga. Ibu rumah tangga bisa mendapat tambahan cuan belanja di sini,” pungkas Nita, penanggungjawab teknik vertikultur ini.

Berita Menarik Lainnya:  Permudah Informasi Era Digital, Lembaga UKW Unitomo Launching Website

Mahasiswa ingin kebutuhan sayuran warga tercukupi dari teknik vertikultur ini saja, sisanya bisa dijual ke pasar.

Cara budidaya sayur dengan teknik vertikultur ini cukup menggunakan botol plastik sebagai wadah, lalu siapkan gunting, kuas, cat, solder, kayu, palu, paku, tali tampar dan (tanah, pupuk, benih tanaman).

Untuk model, bahan, dan ukuran tinggal disesuaikan keinginan.

Jenis sayuran yang ditanam dicarikan yang bernilai ekonomis tinggi, berakar pendek, dan memiliki masa panen cepat. Tanaman yang cocok adalah selada, pakcoy (sawi daging), cabai, tomat, bayam brazil dan sawi manis.

Berita Menarik Lainnya:  POTLUCK Kelas 7 SMP Negeri 4 Surabaya Realisasikan Rancangan Kegiatan SRA

Adanya tanam sayur vertikultur ini membuat masyarakat RT02 RW10 Kelurahan Pegirian, antusias.

Banyak dari mereka tertarik dan beragam pertanyaan yang membuatnya lebih paham teknis.

Dalam tanam teknik ini memakai jaring paranet untuk menghindari tanaman dari sinar matahari langsung.

“Jika panen ibu-ibu tidak usah membeli sayur. Kreativitas warga naik. Sampah plastik dijadikan pot sayuran bergizi, ekonomis dan penuh estetika. Saya berharap semua warga semakin termotivasi untuk bercocok tanam di pekarangan rumah memakai tekni ini,” ujar Ibu Lasmi, selaku ibu RT 02/RW 10 Kelurahan Pegirian.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait