Mahasiswa Baru UNAIR Ikuti Ujian SBMPTN Dari Rumah

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com – Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya menggelar ujian mandiri secara online usai pengumuman penerimaan mahasiswa baru (PPMB) Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Ujian yang berlangsung pada 14 dan 15 Agustus itu, diperuntukkan bagi jenjang sarjana, diploma, dan alih jenis.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ujian Jalur Mandiri itu dilangsungkan secara online. Mengigat, kondisi yang saat ini masih dalam masa pandemi.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru Unair, Achmad Solihin mengatakan, proses seleksi kali ini merupakan hal yang baru karena dilakukan secara online. Proses pelaksanaannya pun dilangsungkan oleh peserta ujian dari rumah masing-masing.

Berita Menarik Lainnya:  Inovasi Pemasaran Digital Berbasis 4.0 Untuk Menunjang Pemenuhan Jargon “Desa Berdaya Kota Berjaya”

“Kali ini, peserta tidak perlu ke kampus. Mereka bisa mengerjakan dari rumah. Alhamdulilah sesi pertama bisa berjalan dengan baik. Hanya terkendala koneksi dan ada beberapa peserta yang masih bingung. Hal itu wajar mengingat ini semua hal yang baru. Tapi secara garis besar semua lancar,” ucapnya berdasarkan kutipan rilis yang tertulis. (16/08/2020).

Ujian itu diikuti oleh 7.790 peserta dari jenjang sarjana, 1.900 peserta dari jenjang vokasi, dan 360 peserta dari jenjang alih jenis dan dibagi dalam tiga sesi. Peserta yang mengikuti ujian tersebut, tandasnya, diawasi oleh pengawas sebanyak 150 orang dengan masing-masing pengawas bertugas mengawasi 20 peserta.

Berita Menarik Lainnya:  Ketum Partai Demokrat AHY Jadi Maba Program Doktor di Unair

“Peserta diawasi oleh pengawas dengan masing-masing 20 peserta tiap 1 pengawas. Tempat pengawas terbagi di empat lokasi yakni di PPMB, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi, dan Fakultas Keperawatan,” kata Solihin.

Perihal teknis proses seleksi, pihak Penerimaan Mahasiswa Baru Unair dibantu langsung oleh tim dari Direktorat Sistem Informasi. Dalam hal ini, Badrus Zaman Ketua DSI UNAIR menjelaskan bahwa ujian yang berlangsung selama 110 menit itu telah disiapkan dengan sangat baik dan matang dari jauh hari. Baik dari server, jaringan, maupun berbagai hal lain yang sangat terkait dengan proses ujian.

Berita Menarik Lainnya:  Latih Keterampilan Siswa, SMA Khadijah Gelar MTC 2022

“Karena ini online dan peserta mengerjakan dari rumah masing-masing, maka koneksi yang stabil dan perangkat yang mencukupi sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Secara teknik, tambah Badrus, peserta harus mempersiapkan dua hal. Pertama laptop untuk peserta ujian dan handphone untuk monitoring peserta dari zoom oleh pengawas.

Dari pantauan pihak DSI, peserta yang mengikuti ujian berasal dari wilayah yang sangat beragam. Sebagian besar tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dan ada beberapa dari negara.

“Sebagian besar memang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Namun ada pula yang mengikuti dari luar negeri seperti Amerika, Saudi Arabia, Malaysia, Korea Selatan, Italia, Ukrania, dan banyak lagi,” tandasnya.

Reporter : Ali Wafa

banner 600x310

Pos terkait