LP Maarif NU Selaraskan Kurikulum Sekolah dengan IDUKA

Keterangan foto: Suasana acara singkronisasi penyelarasan kurikulum SMK LP Maarif NU di Wachid Hasyim 2 Jalan Raya Sememi No.7, Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. Rabu (22/12/2021) (foto/Ali Wafa)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) menyelaraskan kurikulum pendidikan SMK di bawah naungannya dengan industri dan dunia kerja (Iduka) untuk meningkatkan potensi dan kompetensi siswa di era digitalisasi 5.0.

Ads

Penyelarasan kurikulum dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wachid Hasyim 2 Jalan Raya Sememi No.7, Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. Acara kali ini dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim wilayah Sidoarjo – Surabaya, Drs Lutfi Isa Anshori MM.

Bacaan Lainnya

Ketua LP Maarif NU Kota Surabaya Drs. Moh. Kholil, M.Pdi, mengatakan sinkronisasi penyelarasan kurikulum dilakukan untuk meningkatkan skill dan SDM pendidikan sekolah di bawah naungannya di era digitalisasi 5.0.

Selain itu juga sebagai bentuk implementasi program Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Siswa SMK itu dituntut agar kompeten dalam bidang yang didalaminya. Bagaimana mereka nanti setelah lulus terjun ke dunia industri mampu di bidangnya. Sehingga perlu adanya penyelarasan kurikulum ini untuk sinergi siswa lulusan SMK Maarif NU dengan industri maupun dunia kerja,” katanya, usai acara Rabu (22/12/2021).

Pria yang akrap dipanggil Kholil itu juga menekankan agar siswa SMK yang berada di bawah naungan LP Maarif NU memiliki pemahaman Islam Ahlussunah wal Jama’ah (Aswaja) yang kuat.

Sehingga tunas muda NU akan terus lahir dalam melestarikan amaliah Ahlussunah wal Jamaah an Nahdliyah.

“Saya juga berpesan berkali – kali kepada semua sekolah di bawah LP Ma’arif NU untuk terus membekali siswa – siswinya menguatkan pemahaman Islam yang berlandaskan Aswaja. Bagaimana mereka hidup sebagai seorang yang beragama Islam Ahlussunah wal Jamaah tapi tidak ketinggalan zaman,” tandasnya.

Keterangan foto: Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Sidoarjo – Surabaya, Drs. Lutfi Isa Anshori, MM memberikan sambutan singkronisasi pelarasan kurikulum SMK LP Maarif NU di Wachid Hasyim 2 Jalan Raya Sememi No.7, Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. (foto/Ali Wafa)

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Sidoarjo – Surabaya, Drs. Lutfi Isa Anshori, MM mendukung sinkronisasi penyelarasan kurikulum SMK LP Maarif NU.

Ansori mengatakan penyelarasan kurikulum pendidikan di sekolah SMA/SMK dengan industri dan dunia kerja dapat mendukung potensi dan kompetensi siswa sesuai keahliannya.

Menurutnya penyelarasan kurikulum harus terus dilakukan di setiap sekolah untuk menghubungkan potensi sekolah dengan perkembangan zaman yang terus meningkat.

“Sekarang ini sudah era revolusi industri. Perkembangan dan perubahan dunia kerja dan industri sangat luar biasa. Oleh karena itu, lembaga SMK dengan segala macam program keahliannya harus bisa menyesuaikan perkembangan itu. Salah satu jalannya itu adalah penyelarasan kurikulum (materi),” jelas Ansori.

Tak hanya itu, Ansori juga menyarankan kepada setiap guru di sekolah agar menyurvei setiap potensi dan kompetensi yang dimiliki siswa – siswinya untuk pengembangan diri di dunia industri dan dunia kerja.

“Sehingga ada pembekalan yang dapat meningkatkan potensi dan kompetensi anak-anak setelah purna sekolah yang diharapkan dapat sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja ataupun industri itu,” ucapnya.

Selain itu juga ditekankan pendidikan karakter anak untuk pembekalan diri dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat.

Ansori juga mendorong kepada lembaga sekolah agar terus melakukan kerjasama dengan dunia industri agar mengetahui perubahan perubahan masa yang terjadi.

“Sehingga diharapkan setelah lulus nanti siswa-siswi dapat dengan mudah mencari kerja sesuai dengan potensi yang dimiliki,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 768x1152