Keren, Buku Dosen Unusa Ini Diakuisisi BRIN

Dosen Unusa
Gilang Nugraha, SSi, MSi, dosen D4 analis kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa)
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SURABAYA- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengumumkan hasil seleksi periode I program akuisisi pengetahuan lokal (PAPL) dalam bentuk buku dan audiovisual 2022. Satu-satunya dosen perguruan tinggi swasta (PTS) se Jawa Timur yang terpilih adalah dosen Unusa.

Berdasarkan surat nomor B-539/II.7/FR/5/2022 hasil seleksi karya yang lolos penilaian dan layak diterima PAPL 2022 sebanyak 55 judul, terdiri dari 39 audiovisual dan 16 buku ditetapkan lolos.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

Para peserta berasal dari seluruh Indonesia, baik akademisi dan praktisi. Satu-satunya peserta yang lolos dari PTS Jawa Timur, adalah Gilang Nugraha, SSi, MSi, dosen D4 analis kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

Bukunya yang diakuisisi berjudul Teknik Pengambilan dan Penanganan Spesimen Darah Vena Manusia untuk Penelitian.

Berita Menarik Lainnya:  Pelajar NU Darmo Surabaya Belajar Bersama Meneladani Hikmah Perjalanan Hidup Nabi lsmail

Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum II DPP Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI) ini mengungkapkan rasa syukur dan senangnya, karena penerbit BRIN ini sebagai penerbit ilmiah.

Ads

Sehingga proses editing dan reviewernya benar-benar memperhatikan kaidah penulisan dan keilmuan.

Selain itu persaingan dengan penulis lain terjadi ketat antara mereka yang sudah bergelar doktor, profesor, bahkan ada peneliti profesional. Di Periode ini, bukunya lolos dan total buku yang diakuisisi hanya ada 16 buku.

Dia lantas menceritakan, awal 2020 ada sosialisasi dari LIPI Press, sekarang namanya Penerbit BRIN, terkait penerbitan buku elektronik (e-Book).

Kebetulan dia tertarik untuk menerbitkan buku yang bisa disebarluaskan dan dapat diakses semua pembaca dimanapun berada.

“Buku yang saya tulis ini terkait prosedur pengambilan darah pada manusia untuk penelitian. Terbitnya buku tersebut, karena berawal dari minimnya referensi yang saya dapatkan ketika melakukan penelitian, terlebih di luar sana banyak peneliti di bidang medis dan kesehatan tidak pernah terlepas dengan sampling darah manusia. Karena itu, bulan Januari 2021, saya kirimkan ke LIPI Press, memang prosesnya lama karena masa pandemi dan baru terbit Januari 2022,” ungkapnya, Kamis (23/6).

Ads

Pria yang menjadi anggota Himpunan Kimia Klinik Indonesia ini menambahkan, pada saat buku terbit, dia juga dikabari, terlebih kalau karyanya masuk akuisisi penerbit BRIN, dan dinyatakan lolos, 24 Mei 2022.

Berita Menarik Lainnya:  Ajakan Ketua PCNU Ngawi, Melek Jurnalistik Pentingnya Literasi

Pada Juni 2022, dia akan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan akan mendapat penghargaan serta insentif dari BRIN.

“Program Akuisisi Pengetahuan Lokal ini menjadi salah satu bentuk kontribusi dan jawaban atas berbagai tuntutan terhadap peran lembaga riset dalam penyelesaian masalah-masalah aktual yang dihadapi bangsa, khususnya melalui penyediaan produk-produk informasi yang kredibel dan inovatif guna menjaga dan melestarikan pengetahuan dan kearifan lokal Indonesia,” ungkapnya.

Kepala Laboratorium Hematologi Fakultas Kesehatan Unusa ini mengungkapkan, bahwa PAPL memiliki tujuan menyediakan fasilitas publik berupa sumber literasi Pengetahuan Lokal dalam bentuk buku atau audio visual yang kredibel, mudah, dan merata yang dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat. Dia memberikan tips dan trik agar para karya dosen bisa lolos program akuisisi penerbit BRIN.

Berita Menarik Lainnya:  Unusa Gelar Virtual Expo 2021

“Buku yang kita susun harus memenuhi anatomi buku sesuai jenis buku yang akan diterbitkan, sebetulnya halaman website penerbit BRIN sudah menjelaskan proses penerbitan dengan jelas, bahkan disiapkan template untuk penulisannya. Kita tinggal mengikuti gaya selingkung yang diminta dan disubmit pada halaman website yang sudah disiapkan. Selain itu, isi dari buku harus kita perhatikan keabsahan, orisinalitas, hingga kebaruan yang bisa kita berikan. Insya Allah kalau kita submit di penerbit BRIN, jika memenuhi syarat akan langsung diusulkan dalam program akuisisi,” pungkas pria kelahiran Serang, Juli 1990 ini.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait