Kepala Sekolah SMK Tanwir Surabaya Siapkan Pengajuan Program New Normal

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com – Sekolah SMK Tanwir Surabaya siap menyambut New Normal. Hal itu disampaikan langsung Kepala Sekolah, Arif Febrianto, SE.

Sekolah SMK Tanwir sudah menyiapkan beberapa program untuk menyambut New Normal. Nama Programnya disebut SERINA (Sekolah Anti Virus Corona),” katanya. Jum’at (5/6/2020).

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Program yang akan dilaksanakan diantaranya seperti mengoptimalkan Petugas Piket Simpatik dengan Budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun) serta selalu mengingatkan cuci tangan sebelum masuk SMK Tanwir Surabaya.

Berita Menarik Lainnya:  Latih Keterampilan Siswa, SMA Khadijah Gelar MTC 2022

Selanjutnya, mengukur suhu badan, membudayakan untuk selalu Berdoa dan gemar Bersholawat sebelum melaksanakan aktivitas di Sekolah dan mewajibkan untuk selalu memakai Masker atau Face Shield ketika memasuki area SMK Tanwir,” jelas Kepala Sekolah.

Selain itu, Arif Febrianto mengatakan ada program membudayakan untuk selalu berwudhu di Rumah sebelum berangkat ke Sekolah, mengatur jadwal sholat Dhuha dengan 2 Sesi. Sesi 1 ketika masuk Sekolah dan sesi 2 ketika waktu istirahat.

Berita Menarik Lainnya:  Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Untuk Laut Bebas Mikroplastik

Siswa juga harus mengatur waktu ketika Sholat Fardhu Berjamaah (Sesi) untuk Sholat Dhuhur dan Ashar. Lalu mengatur waktu istirahat bagi Siswa, agar tidak terjadi penumpukan pada saat pembelian di Kantin,” ucapnya.

Pihaknya juga memberikan dispensasi kehadiran bagi siswa yang kurang sehat atau Suhu, badan Tinggi (dengan dibuktikan Surat Keterangan Dokter).

SMK Tanwir Surabaya juga memberlakukan Social Distancing baik didalam Kelas maupun di luar Kelas, seperti mengatur jarak antara shaf satu dengan lainnya ketika didalam Masjid pada saat melaksanakan Ibadah Sholat.

Berita Menarik Lainnya:  Pelantikan 11 Dewan Pendidikan di Bangkalan, Diharapkan Wali Murid Serta Lembaga Sekolah Terbuka Sharing

Tak lupa, SMK Tanwir juga ada program membudayakan membawa tempat makan atau peralatan makanan dari rumah masing-masing, hal itu dilakukan untuk mewujudkan budaya hidup bersih dan hijau.

Siswa juga diwajibkan selalu menjaga kebersihan dimasing-masing individu dengan membawa dan selalu mencuci tangan dengan sabun dan Hand Sanitizer,” ungkap Arif Febrianto.

Sementara jadwal piket harian di Kelas masing-masing dan lingkungan Sekolah sekaligus dilakukan penyemprotan disinfektan dan mengagendakan Kerja Bakti (Jumat Bersih) guna menciptakan lingkungan Sekolah yang bersih dan terbebas dari virus.

Reporter : Sholeh

banner 600x310

Pos terkait