Eri Cahyadi Pantau Pelaksanaan PTM Dengan Kendarai Vespa

Keterangan foto : Tampak Wali kota Surabaya Eri Cahyadi kendarai Vespa menuju sekolah SMP Untag Surabaya.
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Wali kota Surabaya Eri Cahyadi memantau langsung Pembelajaran Tatap Maka (PTM) di sekolah SD dan SMP di kawasan Surabaya Timur, Senin (6/9/2021).

Namun uniknya, Wali Kota Eri Cahyadi mengendarai motor vespa menuju sekolah swasta SMP Untag Surabaya di jalan Semolowaru. Selanjutnya, mendatangi SD Negeri Airlangga yang berada di jalan Kertajaya Surabaya.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Refleksi Muassis Taswirul Afkar, BEM STAITA Gelar Dialog Interaktif
banner 1024x1366

Dalam kesempatan itu, Eri Cahyadi menegaskan dirinya ingin mengetahui secara langsung proses PTM ini apakah sudah sesuai dengan aturan protokol kesehatan ketat.

“Tinjauan ke sekolah-sekolah ini untuk memastikan proses PTM itu berjalan sesuai Inmendagri. Dan hari ini tidak sendiri, saya ditemani Prof Windhu, beliau yang memastikan apakah memang di sekolah ini bisa berjalan atau tidak, itu yang pertama,” kata Eri Cahyadi.

Tak hanya itu, Eri juga menyinggung soal seragam sekolah SMP Negeri yang dianggap mahal oleh orang tua/wali murid yang sempat diadukan ke DPRD kota Surabaya. Pihaknya sudah menginstruksikan kepada Dinas Pendidikan untuk koperasi sekolah tidak menjual pakaian seragam.

Berita Menarik Lainnya:  80 Persen Guru dan Siswa Di Jatim Sudah Vaksin, Daerah Level 1-3 Bisa Gelar PTM Terbatas

“Kedua, saya juga memastikan tadi sempat nanya kepala sekolah, terkait seragam. Karena itu saya sampaikan tidak ada lagi koperasi menjual seragam sekolah. Karena itu nanti yang bertanggung jawab adalah pemkot,” terangnya.

Eri menyatakan, seluruh seragam peserta didik dari keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ditanggung oleh Pemerintah Kota Surabaya. Karenanya, pihaknya tak ingin ada peserta didik dari MBR yang masih dibebani biaya seragam sekolah.

Berita Menarik Lainnya:  Hore ! Lulusan Unusa Siap Dikirim ke Koba Mirai Jepang

“Karena nanti yang bertanggung jawab ada pemkot. Bagaimana kalau ada MBR yang sudah bayar? Insya Allah akan kita kembalikan uangnya,” ujarnya.

Bahkan ke depan, Eri berencana, nanti semua sepatu dan tas SD, SMP Negeri dan swasta, tidak ada perbedaan semuanya sama.

“Sehingga tidak ada lagi perbedaan pelajar antara yang kaya dan yang miskin sehingga semuanya sederajat, tidak ada lagi perbedaan antara kaya dan miskin sehingga namanya mental dan batin ini akan menjadi satu kekuatan yang dahsyat,” tandas Eri.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280