Bersama AMTA, BEM STAITA Turun Jalan Bantu Korban Bencana Alam

Korban Bencana
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – Tahun 2021 menjadi tahun bencana alam bagi negara Indonesia. Pasalnya, berbagai musibah dan bencana alam melanda Indonesia. Bencana dan musibah tersebut datang silih berganti serta menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit jumlahnya. Seperti banjir bandang yang melanda Nganjuk Jawa Timur pada (13/2) lalu.

Sebab itu pula, tak sedikit dari simpatisan dan relawan bencana alam turun jalan menggalang dana. Salah satunya, mahasiswa STAI Taswirul Afkar Surabaya menggalang dana untuk korban bencana alam di Jawa Timur.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Diklat Calon KS Berbayar, Aktivis PGRI Jatim: Pungli Tak Dibenarkan 
banner 1920x1080

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAITA (Badan Eksekutif Mahasiswa STAI Taswirul Afkar Surabaya) dan Aliansi Mahasiswa Taswirul Afkar Surabaya (AMTA) melakukan aksi solidaritas peduli korban bencana alam negeri di Tugu Pahlawan Surabaya. Rabu (24/2) kemarin. Aksi tersebut untuk membantu korban bencana alam yang melanda di Jawa Timur.

Hamim Ali selaku Presiden BEM mengatakan penggalangan dana ini merupakan aksi kepedulian mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (Stai) Taswirul Afkar Surabaya kepada saudara-saudara yang terdampak korban bencana alam.

Berita Menarik Lainnya:  Gelar Silaturahmi Dengan Forkopimda, Mahasiswa Bentuk ABEMORA

“Aksi ini sebagai bentuk kepedulian teman-teman mahasiswa kepada saudara yang menjadi korban atas tragedi bencana alam di negeri ini,” katanya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp. Kamis 25/2/2021.

Ali menambahkan sebagai mahasiswa tidak boleh apatis terhadap keadaan sosial di sekitar. Karena menurut dia mahasiswa merupakan central sosial bagi masyarakat yang harus aktif disetiap lini keadaan.

“kita harus peka tentang bagaimana keadaan mereka disana. Jangan sampai kita apatis. Mereka juga saudara-saudara kita. Luka mereka juga luka kita,” tambahnya.

Berita Menarik Lainnya:  Kunjungan Pemerintah Prancis Ke Unipdu, Wabup Jombang Sebut Unipdu Luar Biasa

Ia juga menggambarkan tentang bagaimana nasib anak-anak yang kehilangan tempat bermain dan tempat belajar. “Coba bayangkan, anak kecil yang lagi senang-senangnya bermain dan belajar, mereka harus kehilangan semuanya,” sambung mahasiswa aktif semester VII fakultas tarbiyah tersebut.

Diharapkan melalui aksi penggalangan dana ini dapat membantu dan meringankan beban korban bencana alam, sehingga kerusakan yang timbul akibat bencana alam dapat segera pulih.

“Semoga ini bisa membantu saudara-saudara yang menjadi korban atas bencana alam ini. Dan saya berdo’a semoga Indonesia segera pulih dari bencana alam,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait