Warga Tolak Pembangunan Akses Jalan Perumahan Citra Gerden

Pembangunan
Rencana akses jalan pembangunan perumahan Citra Garden di Dusun Mlaten Desa Sidokepung Kecamatan Buduran yang ditolak warga karena belum ada kesepakatan soal kompensasi
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO- Sejumlah warga melakukan aksi penolakan terhadap penertiban bangunan liar, yang bakal dijadikan akses pembangunan perumahan Citra Gerden di Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Buduran, Sidoarjo, Jumat (09/09/2022).

Menurut warga, apa yang dilakukan pihak pengembang perumahan Citra Gerden tidak sesuai kesepakatan awal.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Rusak Diterjang Banjir, Perbaikan 2 Jembatan Butuh Rp.10 Miliar
banner 1024x1366

Ketua RT 26 Dusun Mletan, Salim, mengaku di kesepakatan awal akses untuk pembangunan perumahan akan dilewatkan di sebelah timur jembatan yang menghubungkan Desa Mlaten dan Sidokepung.

Namun, hari ini berubah tidak sesuai kesepakatan, yakni membuka akses jalan sebelah barat sungai. Bahkan akan digunakan sebagai jalan utama perumahan.

“Belum ada kesepakatan soal ini. Kalau bicara terdampak warga sekitar pasti terdampak. Harusnya dibicarakan dan ditentukan dulu kesepakatannya,” kata Salim.

Berita Menarik Lainnya:  Pemprov Jatim Siapkan Jembatan Bailey untuk Jembatan Ambruk di Probolinggo

Ia juga mengaku banyak menerima keluhan warga soal kompensasi yang diminta lantaran merasa terdampak.

“Banyak warga yang mengeluh juga Mas, soal kompensasi,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan, Arifin, pemuda Dusun Mlaten, ini mengaku keberatan jika kendaraan besar untuk pembangunan perumahan dilewatkan sebelah barat sungai afur karena sangat berdekatan dengan rumah warga.

“Ya keberatan Mas. Janjinya di awal, kan dilewatkan sebelah timur, sekarang kok jadi sebelah barat, kan ini sangat berdekatan dengan rumah warga,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  HUT ke- 41, Bupati Malang Minta Perumda Tirta Kanjuruhan Beri Layanan Terbaik

Sementara itu, M Agus salah satu petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang berjaga di tempat kejadian mengaku tidak tahu menahu soal masalah yang membuat warga lakukan aksi demo.

“Hanya berjaga sesuai perintah Mas. Antisipasi jika ada keributan,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280