Pemkab Malang Alokasikan 40 Persen dari 81 Miliar DBHCHT untuk Bangun RS Jantung

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Malang, Tommie Herawanto
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Malang, Tommie Herawanto
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang di 2022 ini merencanakan akan membangun Rumah Sakit Jantung di kawasan Rumah Sakit Umum Kanjuruhan Kepanjen dengan sumber anggaran 40 persen dari Dana Bagi hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2022 yang didapat Pemkab Malang.

Pada 2022 ini Pemerintah Kabupaten Malang akan mendapatkan DBHCHT senilai 80 miliar rupiah dari Kementrian Keuangan RI.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Pentingnya Edukasi Pengelolaan Ekonomi, Gubernur Jatim Resmikan Unusa AFC
banner 1024x1366

“40 persennya akan dipakai pada bidang kesehatan,” ujar Kepala Bappeda Pemkab Malang Tomie Herawanto.

Kata Tomie Herawanto, di 2022 sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI penggunaan anggaran DBHCHT harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

“Kalau dulu Dinas Kominfo cukup besar untuk penggunaan anggaran cukai, namun tahun ini dikurangi cukup signifikan, dan diarahkan untuk penguatan masyarakat terdampak yang terkait erat cukai tembakau atau rokok,” kata Tommie Herawanto di Pendapa Kepanjen, Selasa (17/5/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Jalan Protokol Pasar Mereng Sei Dadap ke Desa Sei Kamah Bak Kubangan Kerbau

Tommie menambahkan, Pemkab Malang minta persetujuan dari pemerintah Provinsi maupun dari pemerintah Pusat terkait alokasi penggunaan DBHCHT dalam bidang fasilitas kesehatan, dengan mendirikan RS Khusus Jantung senilai 40 persen dari DBHCHT yang diterima Pemkab Malang 2022.

“Rencananya Pemkab Malang akan mewujudkan membangun RS Jantung yang dan menempati lahan di wilayah RSUD Kanjuruhan,” beber Tommie.

Saat didesak berapa rincian penerimaan total DBHCHT per OPD, Tommie meminta menanyakan langsung ke bagian SDA.

Berita Menarik Lainnya:  Khofifah Gandeng Bank Jerman Bikin Jalur Kereta Api di Gerbangkertosusila

“Saya minta teman-teman mengecek ke Bagian SDA, Pak Wahyudin berapa komposisi penerimaan per dinas, namun untuk RS Jantung, kami minta khusus,” jelasnya.

Sementara itu, Wahyudin Kepala Bagian SDA, mengatakan wartawan hendaknya menanyakan kepada sekretaris daerah.

“Langsung saja tanya Pak Sekda Mas soal DBHCHT,” jawab Wahyudin.

Hingga berita ditulis, Hidayat Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dikonfirmasi di ruangannya, ajudan tidak memberikan jawaban bersedia ditemui atau tidak.

Dari Laman Kementrian Keuangan RI, pada 2022 Pemkab Malang akan mendapat alokasi DBHCHT sebesar Rp81,613.593.000.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280