Ini Dukungan MarkPlus Pada Dua Bupati, Siapa Saja

Taufik, chairman Markplus dan Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron
Taufik, chairman Markplus dan Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM – SURABAYA – Pandemi Covid-19 bisa jadi berubah menjadi endemi. Untuk itu dibutuhkan langkah recovery pasca pandemi. Baik bidang fiskal, agrowisata, hingga insentif pajak bagi pelaku usaha.

Hal itulah yang terungkap dalam webinar MarkPlus secara virtual bertajuk The 1st MarkPlus Goes to Government, Recover Together Recover Stronger, Jumat (21/01/2022).

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Taufik selaku Deputy Chairman MarkPlus, Inc menyatakan, MarkPlus sempat bekerjasama dengan Pemerintah Karanganyar untuk memajukan branding wilayah Karanganyar.

Branding Karanganyar 2030 resmi diluncurkan 18 November 2020, uniknya bersamaan dengan ulang tahun Hermawan Kartajaya selaku Founder dan Chairman
MarkPlus, Inc ke-73.

Berita Menarik Lainnya:  Pemdes Gersempal Gelar Musdes Penetapan BLTDD dan APBDes 2022

Bagi R. Abdul Latif Amin Imron selaku Bupati Bangkalan, upaya pemulihan ekonomi dengan insentif pajak dan percepatan pembangunan infrastruktur daerah, akan mewarnai wajah Kota.

R Abdul Latif Imron, membeber bahwa pihaknya akan membangun ART (Autonomous Rail Rapid Transit), Reaktivasi Jalur Kereta Api Kamal-Sumenep.

Tak hanya itu, akan dibangun Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan, Jalan Modung-Sreseh, lalu Indonesia Islamic Science Park (IISP), Madura Industrial Seaport City dan pembangunan Industri Terpadu dengan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan.

“Upaya recovery Kabupaten Bangkalan juga sebagai bentuk promosi daerah bagi para investor. Ketika infrastruktur sudah terbangun baik. Sinergi pemerintah dan investor ini akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Abdul Latif.

Berita Menarik Lainnya:  Naik Kereta Api Diskon Tiket 60 Persen, Catat Tanggalnya 27-29 Maret

R Latif mengaku tak hanya fokus membangun infrastruktur saja, namun sektor peternakan juga mampu mendatangkan investor untuk menyejahterakan masyarakat.

Sebab temuan Sapi Madrasin misalnya, jadi fenomena menarik di Bangkalan. Sel telur Sapi Limosin dan Sapi Madura dikawinkan menjadi Sapi varian baru “Madrasin.”

“Sapi limosin, spermanya boleh diimpor ke Madura, lalu disuntikkan ke Sapi betina Madura, dan melahirkan Madrasin. Ini potensi yang bagus, saat ini masyarakat sangat mandiri untuk budidaya sapi, kambing dan domba. Ini yang ke depannya kita kembangkan,” tutupnya.

Di akhir sesi ini MarkPlus Goes to Government, kata Taufik, meski tidak se-terkenal Solo atau Klaten, di balik itu Karanganyar memiliki kreativitas ekspor permen jahe dan menjual beras maupun produk lokal lain.

Berita Menarik Lainnya:  BLUD Sumbang Kenaikan IPM dari Sektor Kesehatan

“Selain itu keunggulan pariwisata. Kita
harapkan dua kabupaten ini bisa pulih lebih cepat dan membantu pemulihan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono, membedah Karanganyar dan mempromosikan sektor wisata Agro.

“Agrowisata semisal tempat kuliner atau homestay di tengah sawah dan sekitaran lokasi pertanian ini pesat dampaknya. Dari homestay yang dibangun, masyarakat mendapatkan hasil yang positif,” lanjutnya.

Menurut Juliyatmono, tak hanya efisien, wisatawan juga mendapat harga murah dan masyarakat-pun beruntung karena roda perekonomian terus berputar.

Untuk ekspor hasil pertanian seperti beras dan jahe, membuat Karanganyar bangkit. Apalagi ditunjang digitalisasi pasar.

“Kemarin kita dorong percepatan untuk meraih posisi itu. Kita undang imigrasi, bea cukai, anak-anak muda bidang peternakan yang inovatif,” ujar Juliyatmono.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280