Pejabat Eselon 1 dan 2 Kemenhub Bakal Pakai Mobil Listrik Murni

Foto: Ilustrasi Mobil Listrik (sindonews.com)

Jakarta, Beritabangsa.com – Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pihaknya bakal membeli 110 unit mobil murni listrik yang sebagian besar akan digunakan para pejabat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Eselon 1 dan Eselon 2.

Dikatakan Budi, dari jumlah tersebut, 10 unit di antaranya merupakan pesanan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Bupati Hadiri Pra Musrenbang Susun RKPD Provsu Zona Pantai Timur
banner 1920x1080

Tapi Pak Bahlil (Kepala BKPM Bahlil Lahadalia) bersedia sama-sama jadi 110 unit. Saya harapkan ada Eselon 1 dan 2 gunakan ini,” kata Budi di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (27/1).

Budi belum mau menjelaskan secara detail mobil listrik apa yang akan dibeli. Namun bila melirik opsi yang ditawarkan saat ini di dalam negeri setidaknya ada tiga pilihan merek, yakni Tesla, Hyundai, dan BMW.

Tesla dijual oleh importir umum seperti Prestige Image Motorcars, sementara Hyundai Mobil Indonesia baru saja menawarkan Ioniq yang dipakai Grab Indonesia, sedangkan BMW sudah menjual i3 sejak Agustus 2019.

Berita Menarik Lainnya:  Eskalasi Kriminalitas Surabaya Naik, Dibonceng Pacar Tas Dijambret

Ya kami belum menetapkan akan menggunakan apa,tapi sudah ada 3 opsi pilihan merek,” ucap Budi.

Menurut Budi, pembelian mobil listrik untuk bawahannya bisa lebih murah, sebab mendapat potongan lewat skema pajak Kementerian Keuangan. Sementara operasionalnya juga disebut mudah karena PLN sudah menyiapkan lokasi pengisian daya baterai kendaraan di berbagai tempat di Jakarta dan sekitarnya.

Jadi tentu ini langkah bagus ke depannya, semoga akan terealisasi secepatnya,” katanya.

Berita Menarik Lainnya:  Polda Jatim Ringkus Pencuri Motor Milik Ojol Wanita Surabaya yang Viral

Budi menambahkan jumlah mobil listrik di Indonesia sekarang masih sangat sedikit. Dia berharap populasinya bisa terdongkrak naik bila dicontohkan dengan memfasilitasikan pejabat negara.

Jadi kalau kami lakukan intensif dimulai dari pejabat negara akan jadi cepat,” imbuhnya.

Sebagai informasi, sebelumnya negara sudah melakukan pengadaan mobil rendah emisi untuk jajaran kabinet Presiden Joko Widodo era 2019-2024, yakni Toyota Crown. Meski demikian mobil ini jenis hybrid, belum sepenuhnya listrik. (Red)

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *