Muncul Cluster Pemprov Jatim, Praktisi Hukum Jatim: Copot Kepala BKD dan Kadisdik Jatim!

Silahkan Share ke :

Surabaya, Beritabangsa.com – Tokoh praktisi hukum Jawa Timur Mun Arif, SH, MH angkat bicara terkait viralnya cluster baru Covid-19 di Jawa Timur, yaitu cluster Pemprov Jatim.

Ironis, cluster terbaru malah muncul di tubuh birokrasi Pemprov Jatim. Sangat memalukan,” ujar Advokat sukses ini.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Surabaya-Sidoarjo-Gresik Akhirnya Sepakat Ajukan PSBB
banner 1920x1080

Jabatan Kepala BKD dan Kepala Dinas Pendidikan hendaknya dievaluasi, kasihan gubernur. Gubernurnya bagus kok punya perangkat seperti ini?,” lanjut alumnus Ponpes Darul Ulum Jombang ini.

Publik Jawa Timur saat ini memang dikagetkan dengan munculnya cluster baru Covid-19, yaitu cluster pelantikan Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah se-Jawa Timur, yang diselenggarakan pada tanggal 20 Mei 2020 lalu di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur. Beredar juga undangan pelantikan yang ditandatangani oleh Kepala BKD Nurkholis, bukan atas nama Gubernur.

Berita Menarik Lainnya:  Satpol PP Bondowoso Sasar Toko Swalayan Berjejaring Untuk Vaksinasi

Selain itu, viral juga foto peserta pelantikan foto bersama tanpa masker dan berdempetan badan, tidak menjaga jarak fisik dan jarak sosial. Dikabarkan 1 orang peserta pelantikan meninggal dunia sehingga seluruh peserta pelantikan menjalani rapid test.

Publik marah sehingga berpotensi memicu kerawanan sosial, maka lebih baik semua pejabat yang terkait dengan pelantikan maut itu segera dicopot, terutama Kepala BKD Provinsi Jatim dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Enak saja, edaran BKN dilanggar, PSBB dilanggar, semua dilanggar, apa-apaan ini,” pungkas Wakil Ketua Bidang Hukum Barisan Muda Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur ini.

Berita Menarik Lainnya:  Hadiri Sertijab, Khofifah Tekankan Surabaya Tetap Jadi Barometer Kebangkitan Ekonomi

Reporter : Ais

banner 600x310

Pos terkait