SMPN 18 Surabaya Adakan Vaksinasi Dosis 1 dan 2 Untuk Persiapan PTM

Salah satu siswa SMPN 18 Surabaya saat melakukan suntik vaksin
Keterangan foto : Salah satu siswa SMPN 18 Surabaya saat melakukan suntik vaksin
Silahkan Share ke :

Beritabangsa.com, Surabaya – SMPN 18 Surabaya mengadakan vaksinasi dosis 1 dan 2 untuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Dalam pelaksanaan vaksinasi hari ini, pihak sekolah dibantu oleh nakes dari Puskesmas Kenjeran, serta SMP Romli Tamim dan SMP Muhammadiyah 19 ikut bergabung di SMPN 18.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Dra. Agustin Susi Utami, M.Pd., selaku Kepala Sekolah mengatakan, vaksin sinovac dosis pertama dan kedua ini, SMP Romli Tamim juga SMP Muhammadiyah 19 ikut bergabung karena halaman SMPN 18 lebih luas.

Berita Menarik Lainnya:  Gubernur Khofifah Optimis Vaksin Merah Putih Raih Persetujuan WHO

“Kami melakukan vaksinasi ini, untuk persiapan PTM dan membantu percepatan vaksinasi pelajar, terutama siswa-siswi SMPN 18 yang belum suntik vaksin,” jelasnya saat ditemui, Selasa (31/8/2021).

Ia menambahkan, sebanyak 430 siswa siswi SMP yang mengikuti suntik vaksin dengan rincian dari SMP Romli Tamim sebanyak 100 siswa dan SMP Muhammadiyah 19 sebanyak 30 siswa, serta sebanyak 300 siswa dari SMPN 18 Surabaya.

Berita Menarik Lainnya:  Tak Ber KTP, RSI Siti Hajar Tetap Layani Pasien dengan Baik

Lebih lanjut, perempuan yang akrab dipanggil Agustin menyampaikan, bahwa akan dilakukan PTM terbatas dengan ketentuan sebesar 25 persen siswa – siswi yang diperkenankan mengikuti.

“Dari 100 persen siswa – siswi SMPN 18, hanya di perkenankan 25 persen saja yang boleh mengikuti PTM. Jadi pihak sekolah akan memberi jadwal PTM secara bergantian,” ungkap Kepala Sekolah.

Selain 25 persen siswa yang mengikuti PTM, pihak sekolah juga memberikan surat persetujuan wali murid untuk putra putrinya yang mengikuti PTM.

“Kami tidak bisa memaksa semua siswa – siswi harus ikut serta dalam PTM, kami juga perlu persetujuan dari wali murid jika setuju pihak sekolah akan membuatkan jadwal PTM saat sudah diberlakukan,” paparnya.

Berita Menarik Lainnya:  Putus Rantai Covid-19, Kantor PWNU Jatim Pasang Bilik Sterilisasi

Harapannya, semua siswa – siswi bisa mengikuti pelajaran yang sudah terjadwal secara daring, dan wali murid harus siap siaga untuk memantau. Karena pembelajaran daring, para guru tidak bisa memantau langsung dengan sendirinya.

“Semoga siswa – siswi SMPN 18 Surabaya, bisa mengikuti penuh pelajaran yang sudah diberikan, dan mengikuti perkembangan zaman secara berlahan. Terlebih untuk PTM bisa meningkat dari 25 persen menjadi 50-75 persen,” tutupnya.

banner 600x310
banner 1024x1280