Pengobatan Refleksi Gus Burhan, Minta Pembinaan dari Dinkes

Kunjungan
Dinkes saat berkunjung ke tempat praktek Gus Burhan
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG – Selain mengutamakan penyembuhan pasien yang memiliki penyakit parah, tempat pengobatan alternatif pijat refleksi Gus Burhan, pihaknya juga meminta pembinaan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, terkait proses perizinan dan peraturan yang berlaku bagi usaha seperti ini.

Menurut Gus Burhan, kegiatan usaha bidang kesehatan ini, sudah digeluti sejak 2013 lalu, berawal dari pulau dewata Bali.

Bacaan Lainnya
banner 800x800

“Karena saya sudah balik ke kampung halaman, maka segala bentuk perizinan dan peraturan yang berlaku akan saya taati,” katanya, di rumahnya, Rabu (23/6/2022).

Berita Menarik Lainnya:  Stunting Turun 3,5 Persen, Gubernur Khofifah: Penurunan Siklus dari Remaja Putri

Selain itu, kata Gus Burhan, dalam memberikan pengobatan kepada pasien, tidak pernah meminta tarif khusus, hanya pemberian seikhlasnya saja.

“Per hari kami sudah batasi hanya 30 orang pasien saja, sebab kami, namun jika dibuka terus maka pasien akan terus berdatangan,” jawabnya.

Ads

“Alhamdulillah proses pengurusan perizinan, menurut Gus Burhan tidak berbelit-belit, sebab semua demi kelancaran menjalankan usahanya ke depan dan tidak berbenturan dengan aturan yang ada,” tukasnya.

“Kami tinggal menunggu nomornya saja, baru kami buatkan papan nama, agar masyarakat mengetahui jika di sini ada pengobatan alternatif pijat refleksi,” tambahnya.

Dalam seminggu, dikatakan Gus Burhan, praktiknya setiap hari buka mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB dan libur hari Selasa.

Berita Menarik Lainnya:  Proyek Tanpa Papan Nama Disorot LBSI

Sementara itu, dari perwakilan Dinkes Kabupaten Lumajang, menegaskan jika dalam membuka usaha seperti ini, itu wajib ada papan nama sebagai bentuk promosinya, bukan promosi lewat media sosial.

“Untuk tempat praktik tidak boleh berpindah-pindah, harus di tempat asalnya sini. Tidak boleh membuka cabang dan tidak boleh menggunakan obat-obatan media dan alat media,” jelasnya kepada Gus Burhan.

Dalam tahap wawancara antara Dinkes Kabupaten Lumajang dengan Gus Burhan berlangsung cepat dan saling memahami apa persyaratan dalam pengurusan perizinan.

Sampai berita ini diturunkan, pasien terus berdatangan, baik dari lokal Lumajang hingga luar Kota Lumajang.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Pos terkait