Pasien RSDL Bangkalan Didominasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Pasien RSDL Bangkalan Didominasi Pelaku Perjalanan Luar Negeri
Petugas RSDLB saat mendata pasien Covid-19 yang baru datang
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-BANGKALAN- Setelah 2 kali zero pasien pasca reaktivasi 11 dan 24 Maret 2022 kini Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Bangkalan, kembali merawat 6 pasien Covid-19 terdiri dari 3 laki-laki dan 3 perempuan Selasa (29/03/2022).

Satu di antaranya, pasien laki-laki asal Surabaya (kiriman dari Liponsos, Keputih), dn 5 pasien lainnya kiriman dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Juanda, tepatnya dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang terkonfirmasi positif vovid-19 saat turun di Bandara Juanda.

Bacaan Lainnya

Mereka terdiri dari dua orang jamaah umroh yang pulang dari Arab Saudi dan tiga orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia.

Mereka berenam pada rentang usia 25-55 tahun, dan hanya satu orang yang belum menerima vaksinasi Covid-19. Dua orang bahkan sudah booster, dan tiga orang sudah menerima vaksin dosis 1 dan 2.

Berita Menarik Lainnya:  33 Kabupaten/Kota di Jatim Masuk Zona Merah

Menurut Radian Jadid, koordinator relawan pendamping di RSDLB, 2 perempuan jamaah umroh ini masuk 25 Maret 2022 setelah lolos test swab PCR di Arab Saudi.

“Saat naik pesawat mereka memang merasakan adanya nyeri di tenggorokan dan gejala batuk ringan,” jelas Jadid pada Beritabangsa.com.

Selanjutnya, masih menurut Jadid, saat datang di Bandara Juanda dan menjalani swab, betul mereka terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan berupa batuk dan selanjutnya dikirim ke RSDL Bangkalan untuk mendapatkan perawatan.

Sedangkan 3 orang PMI dari Malaysia terdiri dari satu wanita dan dua laki-laki, masuk RSDL Bangkalan pada 26 Maret, setelah mereka mendarat di Terminal Juanda dan terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala.

Ads

Oleh KKP Juanda mereka pun dikirim ke RSDL Bangkalan untuk menjalani karantina dan mendapatkan perawatan hingga sembuh.

Saat ini, RSDL Bangkalan menjadi tempat alternatif untuk perawatan pasien Covid-19 dari PPLN baik PMI mapun jamaah umroh serta WNI lainnya, setelah sebelumnya banyak dikirim dan dirawat di Hotel Asmara Haji (HAH).

Berita Menarik Lainnya:  Update Covid-19 Asahan, Zero Positif dan Kematian

Seiring dengan dibukanya kran kunjungan ke Makkah al Mukaromah bagi jamaah umroh dan haji dari penjuru dunia, termasuk dari Indonesia, maka Asrama Haji Sukolilo Surabaya mulai difungsikan untuk tempat transit dan karantina untuk aktivitas tersebut.

Saat ini HAH sendiri, sudah zero pasien dan karena Asrama Haji sudah difungsikan untuk aktivitas transit jamaah umroh dan persiapan keberangkatan haji nantinya, maka layanan karantina dan perawatan penderita Covid-19 dari PPLN kini diarahkan ke RSDL Bangkalan.

Ads

Untuk data keseluruhan, Radian Jadid Ketua Relawan Pendamping PPKPC-RSDLB menjelaskan, setelah diaktivasi, RSDLB masih tetap buka dan menerima pasien yang sebelumnya dapat mendaftarakan diri melalui Call Center RSDLB di 081332434363.

Sedangkan layanan konsultasi non medis dapat menghubungi nomor relawan pendamping di 088222303030, dan bagi yang mengalami keluhan gejala long covid dapat memanfaatkan fasilitas telemedicine yang sudah disiapkan dalam sebuah aplikasi hasil kolaborasi ITS, Unair, UGM dan relawan pendamping.

Berita Menarik Lainnya:  1 Tahun Menjabat, Kapolri Sigit Launching Buku "Setapak Perubahan"

Pasca reaktivasi (09/03/2022) RSDLB telah merawat sejumlah 221 orang pasien Covid-19. Sampai saat ini Rumah Sakit ini total telah menerima 909 pasien, dengan rincian 6 orang masih dirawat, 827 dinyatakan sembuh, 30 orang dirujuk, dan 46 orang melanjutkan isoman di rumah dan sembuh.

Angka kematian 0 (nol). Bed Occupancy Rate (BOR) sebesar 1,8 persen. Dengan masih adanya penderita covid-19 terutama dari PPLN, Jadid mengharapakan bagi semua masyarakat agar lebih hati-hati dan waspada serta menjaga diri saat berinteraksi dengan mereka.

Bagi para Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) hendaknya menjalankan isolasi mandiri tambahan di rumah 5-10 hari untuk menjaga dan memastikan tidak membawa dan atau menjadi media penular Covid-19 yang mungkin menyertainya selama di luar negeri.

Harapannya adalah, Indonesia segera pulih dari Covid-19 dan perekonomian serta kehidupan sosisal kemasyarakatan berjalan normal. (

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800