Bondowoso Kini Masuk Zona Merah Setelah Satu Warganya Positif Corona

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Kabupaten Bondowoso kini menjadi zona merah, setelah beberapa waktu menjadi satu-satunya daerah tanpa kasus positif Corona di kawasan Tapal Kuda. setelah satu warga Kecamatan Wringin dikonfirmasi sebagai positif Covid-19.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Moh. Imron membenarkan jika warganya positif covid 19. Imron menjelaskan, jika pasien yang dinyatakan positif terpapar tersebut merupakan salah satu dari lima orang yang sebelumnya mengikuti pelatihan sebagai tenaga kesehatan haji di Surabaya.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  PW GP Ansor Jatim Minta Suramadu Jadi Pintu Sterilisasi Penyebaran Covid-19
banner 1920x1080

Sebenarnya, pasien per tanggal 3 April sudah selesai 14 hari masa karantinanya,” jelasnya saat menggelar konferensi pers di Aula Dinas Kesehatan, Senin (6/4/2020) pagi.

Namun, dari hasil pemeriksaan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL PP) Surabaya dan Litbangkes, kemaren mengonfirmasi bahwa petugas kesehatan tersebut positif covid 19.

Sejak dinyatakan positif, Imron menyebut sudah melakukan tracing dan tracking untuk menelusuri siapa saja yang sudah berhubungan dengan yang bersangkutan. Selanjutnya, pihaknya melakukan rapid test terhadap orang yang melakukan kontak erat.

Berita Menarik Lainnya:  PMI, United Tractor dan Kecamatan Gunung Anyar Gelar Donor Darah Berhadiah

Kontak masih sebatas lingkup keluarga. Karena yang bersangkutan tidak kemana-mana. Hasil rapid test Istri dan dua anaknya, semalam hasilnya negatif,” tambahnya.

Menurutnya, meski dinyatakan positif, namun yang bersangkutan saat ini dalam kondisi stabil secara fisik karena sudah dilakukan pemeriksaan intensif di RSUD. Koesnadi Bondowoso.

Walaupun sebenarnya tidak harus dipasang infus karena tidak indikasi. Namun karena perlu dilakukan swab ulang untuk mengkonfirmasi, ketika hasilnya negatif maka beliau akan kita pulangkan,” paparnya.

Berita Menarik Lainnya:  Pantau Suramadu, Menkes Minta Warga Tak Takut di Swab

Pasien tersebut awalnya tidak menunjukkan gejala terjangkit corona, sehingga termasuk kategori OTG (orang tanpa gejala). Namun ternyata positif Corona, berdasarkan hasil tes swab.

Tambahan informasi, pasien yang positif tersebut sebelumnya mengikuti pelatihan tenaga kesehatan haji di Surabaya pada tanggal 8-19 Maret 2020. Dalam kegiatan yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur itu, 4 orang dari 413 peserta pelatihan kemudian dinyatakan positif terinfeksi covid-19.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait