Baru Rintis Penggemukan Sapi, Kades Aengsareh Sukses Tangani Penyakit PMK

PMK
Mairi Kades Aengsareh saat melakukan penyuntikan terhadap sapinya

BERITABANGSA.COM-SAMPANG – Maraknya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, membuat Mairi Kepala Desa Aengsareh kreatif menciptakan ramuan herbal untuk sapi.

Dari 35 ekor sapi miliknya kini masih aman saja dan dalam keadaan sehat, Selasa (14/6/2022).

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

Mairi Kepala Desa Aengsareh, merintis penggemukan sapi 3 bulan lalu, sebelum ada penyakit PMK,

Berita Menarik Lainnya:  Pantau Migor dan Bapok di Ritel Modern, Mendag: Stok Melimpah, Kebutuhan Terpenuhi

Dia memilih penggemukan sapi, agar pedagang sapi lokal dan masyarakat yang membutuhkan lebih mudah.

“Penggemukan sapi sangat prospek ke depan. Butuh perawatan. Gampang sebenarnya. Kami beli sapi kurus namun sehat, dan sebulan kita rawat sapi sudah gemuk,” ucapnya.

Belakangan sempat juga khawatir diserang penyakit mulut dan kuku. Namun dia secara cepat melakukan penanganan terhadap sapinya.

“Pada awalnya saya khawatir juga dengan penyakit sapi. Saya coba meracik ramuan sendiri dan Alhamdulillah semua sapi sehat tidak ada yang kena penyakit PMK,” lanjut Mairi.

Berita Menarik Lainnya:  Mundur dari Jabatan Ketua DPRD, Tak Semudah Membalikkan Tangan

Mairi Kades Aengsareh 2 periode itu membeberkan rahasia agar tidak terjangkit PMK. Dia rela mengeluarkan biaya puluhan juta untuk membeli obat khusus dan obat alami.

“Per 1 botol obat itu varian harganya, ada 150 ribu hingga 300 ribu rupiah. Obat itu khusus kekebalan tubuh dan anti kelumpuhan. Penanganan sapi itu disuntik 3 hari sekali, selain itu obat alami madu asli, gula merah, temu ireng, kunir, bawang putih dan telur diberikan 3 kali sehari,” ungkapnya.

Berita Menarik Lainnya:  Ketua PMI Bondowoso Kirim Petugas Guna Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kantor PWI

Alhasil dari pengorbanannya itu, sapi miliknya kini mengalami kesehatan dan stabil, bahkan sapi nampak bobotnya bertambah.

“Pokoknya sapi di kandang dipantau terus, baik kebersihan, pakan serta gerak gerik sapi itu sendiri. Kami selaku kepala desa memberikan pengobatan gratis kepada sapi warganya yang terjangkit PMK,” pungkasnya.

Mairi berharap Pemkab Sampang, memberikan pengobatan gratis dan pelayanan 24 jam bagi warga yang membutuhkan.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

[masterslider id="23"]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *