Akibat Wabah Covid 19, Pendonor Darah di PMI Bondowoso Menurun

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Ketua PMI Bondowoso, Muhammad Iqbal Afif, menerangkan, kegiatan donor darah saat wabah Covid-19 tetap dapat dilakukan, meski pun pendonor tidak seperti biasanya.

Masyarakat tetap dapat mendonorkan darahnya bila darah yang didonorkan terjamin sehat,” tutur ketua PMI Bondowoso, saat ditemui dikantornya.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Bentuk Gotong Royong, Relawan Bodreks Sumbang Sarpas Untuk Gedung Isoter
banner 1920x1080

Lanjut Afif (sapaan akrab ketua PMI Bondowoso, red) Nanti ada pemeriksaan khusus secara ketat yang berbeda dari hari-hari biasa.

Kita lakukan prosedur-prosedur khusus yang ditetapkan oleh UTD PMI Pusat untuk antisipasi dalam pencegahan penularan Covid-19 ini pada kegiatan donor darah,” tambah Afif.

Pencegahannya seperti melakukan pemeriksaan suhu tubuh calon donor dan menerapkan physical distancing.

Di ruangan donor darah tersedia tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Pendonor dan petugas dapat membersihkan tangan mereka sehingga terjaga sterilisasinya.

Berita Menarik Lainnya:  Kasus Covid-19 Kian Meningkat, Polres Bondowoso Lakukan Edukasi Prokes

Jumlah pendonor darah di wilayah PMI Kabupaten Bondowoso menurun sejak terjadi pandemi virus Corona (Covid-19). Akibatnya, stok darah di UTD PMI Bondowoso mulai menipis.

Untuk tetap mencukupi kebutuhan, jelas dr. Deni, UTD PMI Bondowoso memaksimalkan donor darah melalui kelompok donor baik kelompok mandiri maupun kelompok-kelompok donor dari instansi pemerintah daerah. Dari sekitar lima puluh kelompok donor dijadwalkan dalam sehari dilakukan kegiatan donor darah pada satu kelompok.

Berita Menarik Lainnya:  Bantu Percepatan Penanganan Covid-19, TNI AL Koarmada II Gelar Donor Darah

Masyarakat yang datang berkurang sebab banyak yang berdiam diri di rumah sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah,” ungkap dr. Deni.

Meski terjadi penurunan jumlah pendonor, namun kebutuhan transfusi darah masih dapat terpenuhi. Dalam satu bulan, rata-rata kebutuhan darah di Kabupaten Bondowoso kurang lebih mencapai tujuh ratus kantong.

Untuk kebutuhan tetap sekitar tujuh ratus kantong perbulan. Meski mengalami penurunan jumlah pendonor, tapi kebutuhan itu masih bisa kita penuhi,” pungkasnya.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait