Kejari Malang Terima 3 Tersangka dan BB Kasus Jaksa Gadungan Tipu Warga Miliaran

Kajari Kabupaten Malang, Diah Yuliastuti didampingi Kasi Intelejen dan Kasi Pidum saat mengadakan Press Release
Kajari Kabupaten Malang, Diah Yuliastuti didampingi Kasi Intelejen dan Kasi Pidum saat mengadakan Press Release
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-MALANG – Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang menerima limpahan berkas perkara, tiga tersangka jaksa gadungan berikut barang bukti dari Kepolisian Resort Malang.

Kepala Kejaksaan Negeri Malang mengatakan penipuan oleh tersangka bermodus menawarkan kendaraan lelang Kejaksaan yang ditayangkan di media sosial (Medaos).

Bacaan Lainnya

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Diah Yuliastuti, menerima pelimpahan penanganan perkara penipuan dari Polres Malang dengan tersangka Fitris RA yang mengaku sebagai Wakajari dibantu dua tersangka Dian TM dan Riyo P yang menawarkan kendaraan hasil rampasan Kejaksaan pada para korban.

Berita Menarik Lainnya:  Mendag: Jaga Terus Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

“Modusnya dengan menayangkan kendaraan mewah hasil rampasan Kejaksaan di Medos sehingga menarik perhatian masyarakat yang akhirnya banyak masyarakat menjadi korban,” kata Diah, di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Kamis (12/5/2022).

Diah melakukan penipuan yang dilakukan tersangka itu dimulai sejak 2019 yang mengakibatkan banyak korban.

“Karena banyaknya korban yang melapor serta membawa nama Institusi Kejaksaan, maka Tim dari Kejaksaan Agung melakukan pengamanan dengan tim dari Kejari Malang (17/3/2022) di sebuah Apartemen Jogyakarta terkait Jaksa gadungan agar korbannya tidak bertambah banyak. Kasus ini selain merugikan korban dan mencemarkan Institusi Kejaksaan karena saat melakukan tindak penipuannya memakai atribut kejaksaan,” beber perempuan yang sebelumnya menjabat di Kejagung RI.

Ads

Dengan tertangkapnya jaksa gadungan ini, akan menjadi atensi Kejari Malang agar jaksa yang bertugas di kejaksaan tidak melakukan tindakan yang mencemarkan institusi.

Berita Menarik Lainnya:  Jaga Keragaman untuk Persatuan, Bupati Syukuran dengan BKAG

“Saya minta pada para Jaksa di lingkungan Kejari Kabupaten Malang mencerminkan aparat penegak hukum yang bertanggungjawab, jadi jangan sampai ada hal yang bisa merugikan masyarakat,” tandas Diah.

Ads

Dalam kasus ini kerugian kurang lebih 2 miliar. Tersangka utama yang berperan penting adalah Fitris, mengaku sebagai Wakajari Malang, sedang Riyo, korban penipuan dijadikan pegawai jejaksaan.

“Namun Riyo menjadi tersangka dikarekan ikut kirim share lelang kendaraan mewah hasil rampasan Kejaksaan di medsos. Untuk tersangka Dian membuat rekening bank untuk menampung uang hasil penipuan dari tersangka Fitris, jadi tiga tersangka ini mempunyai peran dan tugas berbeda-beda dalam modus penipuan Jaksa gadungan ini,” pungkas Diah Yuliastuti.

Berita Menarik Lainnya:  Kader PDIP Probolinggo Kenalkan Sicita, Senam yang Digagas Megawati Soekarnoputri

Berkas limpahan dari Polres Malang selain tiga tersangka, ada barang bukti atribut Kejaksaan, satu unit laptop, tiga handphone, bendel tanda bukti penerimaan berlogo dan stempel Kejaksaan, SIM C, 2 SIM A dan 4 kartu ATM.

Ketiga tersangka selain modus Jaksa gadungan dalam menipu, di Kota Malang juga beraksi di Kota Jogyakarta. Mereka akan dijerat pasal penipuan dan penggelapan 372 dan 378 KUHP.

banner 1024x730

Pos terkait

banner 800x800