Kades Tak Pernah Ngantor, BPD Seikamah 2 Bikin Perhitungan

Kantor Desa Sei Kamah 2
Kantor Desa Sei Kamah 2
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-ASAHAN- Kasus dugaan penyimpangan dana desa yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala Desa (Kades) Sei Kamah II Limin, tercium publik. Sejak itu pelayanan di kantor desa lumpuh total. Hal itu karena Kades tidak pernah masuk selama 3 bulan.

Bahkan warga yang mengurus pelayanan administrasi dan pengurusan berkas lainnya harus menahan kekecewaan.

Bacaan Lainnya
Berita Menarik Lainnya:  Mantan PM Jepang Shinzo Abe Wafat, Gubernur Khofifah Melayat

Camat Sei Dadap Drs Berani Simbolon mengakui aktivitas kantor Desa Sei Kamah II  tidak berjalan efektif selama beberapa bulan ini.

“Saya sudah mengintruksikan Sekdes, Rahmadansyah Lubis untuk sementara melaksanakan tugas dan fungsi kepala desa agar pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan tidak terhalang ataupun terhambat akibat kejadian ini,” ujarnya.

Saat ditanya terkait beberapa proyek dana desa tahun 2016 s/d 2021 yang belum selesai, bahkan belum dikerjakan, Berani Simbolon mengatakan pihaknya sudah memanggil kades tersebut, namun sampai sekarang tidak ada kabar dari sang kades.

Berita Menarik Lainnya:  Jombang Assesment Tiga, Ekonomi Ditutup Konstruksi Tetap Jalan

“Saat ditemui di rumah, beliau juga tidak ada di kediamannya,” ucap Berani Simbolon.

Beberapa minggu lalu warga ramai-ramai memulangkan material proyek yang belum selesai ke rumah sang kades dan ke kantor kepala desa.

Warga kesal mengapa sudah beberapa bulan proyek tersebut tidak juga kunjung selesai.

Sejak perjanjian sang kades dengan warga yang akan menyelesaikan semua proyek bermasalah awal bulan Januari semua selesai, namun janji tersebut tidak ditepati kades sehingga warga kesal.

“Apalagi ada dugaan dana desa tersebut sudah tidak ada lagi di kas desa,” ujar warga.

Berita Menarik Lainnya:  LAZISNU Surabaya Gandeng FixPrint Xantri Gelar Iftar Ramadan

Beberapa pengurus BPD berinisiatif agar permasalahan kades segera diatasi, mengingat pelayanan kepada masyarakat sangat penting.

Pengurus BPD akan meminta kepada Camat, terutama Pemdes Kabupaten Asahan, untuk mengambil tindakan dengan segera menonaktifkan kepala desa sampai masalah selesai.

“Apalagi kades sudah beberapa kali melakukan tindakan yang tidak terpuji,” ujar anggota BPD Sei Kamah II Edi Syahputra yang mewakili 7 anggota.

Warga meminta Polres Asahan proaktif mengusut dan memanggil Kepala Desa Seikamah II untuk mempertanggungjawabkan ratusan juta dana desa yang tidak jelas penggunaannya.

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280