Jual Gorengan Demi Beli HP, Anggota DPRD Bondowoso Datangi Siswa SD

Silahkan Share ke :

Bondowoso, Beritabangsa.com – Anggota DPRD Kabupaten Bondowoso, A Mansur M.H, mendatangi kediaman siswa SD kelas dua yang menjadi viral disalah satu grub media sosial Facebook, lantaran siswa tersebut jual gorengan untuk beli HP untuk sekolah secara daring.

Kedatangan wakil ketua fraksi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut karena prihatin atas kondisi salah satu siswa yang berada di dapilnya itu.

Bacaan Lainnya
banner 1920x1080

“Saya ikut prihatin. Ini sekaligus menjadi gambaran bagi kita, bagaimana kondisi siswa di bawah. Karena pasti banyak siswa yang lain, yang justru keberadaannya lebih memprihatinkan,” jelasnya.

Berita Menarik Lainnya:  Bupati Salwa: Hingga Mei BLT DD di Bondowoso Tak Kunjung Cair

Lokasi tempat tinggal siswa ini, kata Mansur, masih dekat dengan jalan raya, dan bukan daerah pinggiran, dan ini baru satu yang mencuat.

“Bagaimana dengan siswa di pinggiran. Pasti banyak siswa yang juga butuh android, kadang juga tak ada signal. Seperti yang di pegunungan,” paparnya.

Politisi PKB ini berharap, agar pemeritah mencarikan solusi, dengan kondisi yang seperti ini.

“Banyak yang belum terposting, kondisi seperti ini. Ini harus dicarikan solusi,” harapnya.

Pemeritah harus hadir, lanjut Mansur, agar semua siswa dapat menikmati pembelajaran di tengah pandemi Covid-19.

“Misalnya pemasangan WiFi gratis, atau dengan cara yang lain agar tetap efektif,” sarannya.

Sementara itu, Karyono, yang merupakan kakek dari siswa SD yang viral tersebut, menjelaskan, bahwa Detya Tasya Laura Aiska (9 tahun) yang menjual gorengan itu merupakan cucunya. Anak yang akrab dipanggil Syasa ini, merupakan siswi kelas 2 SDN Taman 01.

Berita Menarik Lainnya:  Sekolah Kopi RAISA, Inovasi Bumdes se-Sumber Wringin Didanai PT.Astra

Siswi kelahiran 22 Juni 2011 ini, tinggal bersama kakek dan neneknya. Karyono dan Restina, di Desa Taman RT 07 RW 1, Kecamatan Grujugan Bondowoso.

“Kedua orang tua bercerai. Bapaknya orang Situbondo dan ibunya bekerja di Bali. Ia tinggal bersama kami. Kedua orang tuanya bercerai sejak usia dua tahun,” kata kakeknya.

Menurutnya, Syasa baru beberapa minggu terakhir yang menjual gorengan. “Neneknya tidak tahu kalau dia jual gorengan untuk beli HP,” imbuhnya.

Agar bisa mengikuti kegiatan belajar secara daring, Syasa kadang harus meminjam android kepada temannya. “Kadang tak mengikuti,” jelasnya singkat.

Untuk informasi, pertama kali unggahan yang diposting oleh akun Facebook bernama Jazuli Ahmad, tertanggal 19 Agustus itu menjadi viral. Dalam postingan itu, ia menuliskan begini:

Berita Menarik Lainnya:  Upaya Memutus Mata Rantai Covid-19, Pemkot Surabaya Terapkan Penyesuaian Sistem Kerja PNS ASN

‘Tadi siang pas nganter tugasnya anak ke sekolah…ada anak kecil jualan gorengan didepan gerbang sekolah…katanya kls 2 Sdlagi bantu jualan neneknya karena pengen beli HP buat sekolah online. Kalau ada ya punya kelimpahan rejeki, silahkn bantu bantu anak ini biar bisa ikut sekolah online, alamatnya daerah congkrong Desa taman Kec Grujugan. Terimakasih’. Dengan memampang foto yang bersangkutan.

Sampai sejauh ini, selain didatangi dan dapat bantuan angggota DPRD. Siswi yang jual gorengan untuk belih HP android tersebut, sudah mendapatkan perhatian dari sejumlah pihak dan relawan. Ia juga dapat bantuah HP dan WiFi gratis.

Reporter : Muslim

banner 600x310

Pos terkait