Ini Pernyataan Mundur Ketua DPRD Kabupaten Lumajang

Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin, saat menyampaikan pengunduran dir
Silahkan Share ke :

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG- Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin, bikin publik terperangah.

Usai video viral tidak hafal melafalkan salah satu sila Pancasila, hari ini Senin (12/9/2022) dalam sidang paripurna Dewan , dia menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya.

Bacaan Lainnya
banner 1024x1366

Keputusan ini setelah politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu tak hafal Pancasila.

Dia hari itu menyatakan resmi mundur setelah Sekretaris Dewan membacakan pengunduran dirinya secara tertulis dan memina izin memimpin Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Senin (12/9/2022) sebagai tugas terakhirnya.

Berita Menarik Lainnya:  DPRD Surabaya Dorong Pemkot Prioritaskan Guru Ngaji dan TK Untuk Vaksinasi

Sontak, pernyataannya tersebut menggegerkan seluruh ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang.

Anang menyebut pengunduran dirinya menyusul kesalahan mengucapkan Pancasila saat menemui massa pengunjuk rasa beberapa waktu yang lalu.

Ia pun berharap kesalahannya itu menjadi pembelajaran bagi anggota dewan yang lainnya untuk selalu menjaga citra dan nama baik wakil rakyat.

Ini pernyataan resmi Anang Achmad Syaifuddin, dalam video pengunduran dirnya, di paripurna Dewan.

“Saya atas nama pribadi, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang ingin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Lumajang, khususnya kepada anggota DPRD Kabupaten Lumajang yang dengan insiden tidak hafalnya saya untuk melafalkan teks Pancasila. Apapun keadaan saya, saya merasa itu tidak pantas dilakukan atau terjadi kepada Ketua DPRD di manapun dan siapapun itu.

Berita Menarik Lainnya:  Sertijab Kepsek Tidak Boleh Lupakan Memori Jabatan

Oleh karena itu dalam kesempatan yang berbahagia ini dalam paripurna DPRD dalam ruangan yang terhormat ini dengan ucapan ‘bismillahirrohmanirrohim, saya dengan hati yang sangat menyesal mengundurkan diri dari Ketua DPRD Kabupaten Lumajang untuk menjaga marwah DPRD Kabupaten Lumajang, untuk menjaga dan menjadikan ini pembelajaran bagi kita semua.

Siapapun pemimpin di negeri ini. Oleh karena itu ucapan maaf yang tak terhingga pada seluruh masyarakat remaja kepada anggota DPRD, kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang dan kepada seluruh elemen masyarakat Lumajang di manapun berada.

Kegaduhan ini untuk segera diakhiri. Dan kepada teman-teman mahasiswa tetaplah menjadi alarm bagi Indonesia, tetaplah menjadi pengingat bagi kita semuanya.

Saya yang lahir dari rahim santri, Nahdlatul Ulama, Partai Kebangkitan Bangsa, dikader dan dibesarkan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dengan ini sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Berita Menarik Lainnya:  Gubernur Khofifah Dukung Polwan Dapat Porsi Jabatan Strategis

Dan jika diizinkan, pengunduran diri saya ini, akan berlaku setelah Sekretaris DPRD Kabupaten Lumajang membacakan pengunduran saya secara tertulis.

Jika Paripurna mengizinkan hari ini saya ingin menuntaskan tugas terakhir saya untuk memimpin jalannya Paripurna pada hari ini apakah diizinkan ?”

Bapak Ibu sekalian yang saya hormati rapat paripurna DPRD yang saya hormati sesuai dengan daftar hadir yang telah ditandatangani anggota DPRD telah hadir 36 orang dari 50 anggota,..”

Selanjutnya paripurna dilanjutkan hingga selesai. Pasca itu banyak komentar terkait pengunduran diri Anang Achmad Syaifuddin.
Ikuti beritabangsa.com selanjutnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

banner 600x310

Pos terkait

banner 1024x1280